Portofolio Rikopedia klik disini
Cara join membership klik disini

Strategi trading saham dengan fibonacci

Trading saham menggunakan fibonacci. Indikator trading Fibonacci termasuk salah satu indikator favorit yang banyak digunakan oleh trader ahli untuk mendapatkan profit di pasar saham. Indikator Fibonacci sendiri memiliki banyak jenis antara lain:

  1. Fibonacci Retracement 
  2. Fibonacci Expansion 
  3. Fibonacci Time zones 
  4. Fibonacci Arc 
  5. Fibonacci Fan
Fungsi dari  Fibonacci ini berbeda satu sama lain, tapi memiliki satu kesamaan yaitu memprediksi titik-titik di mana akan terjadi rebound atau terjadi reversal.Fibonacci Pertama kali dikembangkan oleh Leonardo di Pisa, atau dikenal sebagai Leonardo Fibonacci, seorang ahli matematika pada abad ketiga belas yang menerbitkan buku “Liber Abaci”, deret angka Fibonacci kini digunakan dalam berbagai disiplin ilmu, seperti biologi, astronomi, geologi, musik, arsitektur, dan finansial.
Fibonacci merupakan subjek besar dan ada banyak studi yang berbeda tentang fibonacci, namun kita akan tetap berpegang dalam dua hal, yakni: retracement dan ekstensi.

Fibonacci merupakan salah satu leading indikator yang dipakai untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Lalu bagaimana menggunakan fibonacci dalam Trading saham? sebelum menggunakan fibonacci anda harus memahami dengan detail tentang price action seperti pola candle stick, trend harga saham, support resistance. Setelah anda memahami dengan detail tentang price action selanjutnya anda bisa kombinasikan analisa anda dengan fibonacci.  Dengan fibonacci anda bisa menentukan range trading dan menentukan target price. 

Strategi trading saham dengan fibonacci

Hal yang harus dipahami sebelum menggunakan fibonacci dalam trading saham anda harus menentukan trend, titik terendah dan titik tertinggi dari pergerakan harga saham. setelah anda menentukan 3 hal penting di atas anda akan bisa mengukur range trading suatu saham dengan fibonacci.


1. Strategy trading menggunakan fibonacci untuk menentukan level rebound.

Strategi trading saham dengan fibonacci

Perhatikan chart di atas. Sebelum menggunakan fibonacci kita harus bisa menentukan level tertinggi dan level terendah dari pergerakan harga saham. Setelah level terendah dan level tertinggi ketemu sekarang anda menentukan dimana level harga saham akan rebound. Perhatikan price action atau pola candle stick di area fibonacci 38.2%, 50% dan 61.8%. jika di level tersebut mulai ada pola reversal atau pembalikan arah anda bisa melakukan open posisi buy. Simplenya untuk menentukan pola reversal adalah jika close candle hari ini lebih tinggi dari close candle sebelumnya. stop loss jika harga saham turun di bawah low candle sebelumnya. Jangan pernah open posisi buy sebelum ada pola candle reversal.

Strategi trading saham dengan fibonacci
2. Strategy menggunakan fibonacci untuk menentukan target rally saat fase uptrend

Strategi trading saham dengan fibonacci

Strategi ini untuk menentukan target rally atau penguatan harga saham saat breakout / menembus level tertinggi. Tentukan level terendah dan level tertinggi dari pergerakan harga saham. Setelah menemukan level low point dan high point perhatikan price action saat harga saham menembus level tertinggi / high point. Saat harga saham menembus level tertinggi harga saham akan cenderung melanjutkan penguatan ke level fibonacci 161.8% seperti chart di atas. Stop loss jika harga saham ternyata gagal breakout atau turun lagi di bawah level tertinggi sebelumnya. 

Kunci keberhasilan trading menggunakan fibonacci adalah kemampuan trader membaca trend suatu saham, price action dan menentukan level tertinggi dan terendah suatu saham. 












Postingan terkait: