Ada yang menarik dari performa pasar saham global di paruh pertama 2026: reli ekuitas kali ini sepenuhnya soal earnings, bukan ekspansi valuasi. EM equities naik 24% dalam USD, US small caps 23%, dan Jepang 16%. Tapi yang paling mencolok justru siapa yang tertinggal — Magnificent-7 secara kolektif memberi return 0% sepanjang tahun ini, sementara S&P 500 ex Mag-7 justru menghasilkan 15%. Narasi "AI leadership" yang mendominasi 2023-2024 tampaknya sedang mengalami koreksi persepsi.
Menariknya, broadening ini terjadi tidak merata. Di AS, performa memang menyebar ke lebih banyak nama. Tapi di EM, justru sangat terkonsentrasi — lebih dari 80% konstituen EM underperform terhadap indeksnya sendiri, karena kenaikan didominasi chipmaker Korea dan Taiwan. TSMC kini 55% dari MSCI Taiwan, Samsung 34% dari Korea. Jadi ketika Anda beli EM index, Anda sebenarnya sedang mengambil bet besar pada semikonduktor Asia Utara, bukan diversifikasi luas seperti yang dibayangkan.
Soal earnings, ada bull market yang nyata. Konsensus memperkirakan EM tumbuh 60%+ untuk 2026 dan 23% lagi tahun depan. AS di 24% (2026) dan 19% (2027). Tapi ada red flag di balik angka EM yang bombastis ini: earnings momentum di EM sangat sempit. Ekspektasi pertumbuhan level indeks di-upgrade, tapi mayoritas perusahaan justru di-downgrade. Growth-nya semu — ditopang segelintir raksasa chip, bukan pemulihan broad-based.
Yang perlu diwaspadai investor: hampir semua metrik valuasi di sebagian besar pasar kini berada di puncak kisaran 20 tahun. AS paling ekstrem — forward P/E 21x (26% di atas median), P/B 5.8x yang menyentuh 98th percentile. Gap CAPE antara AS dan non-AS tetap lebar. Sebaliknya, EM dan UK relatif lebih wajar di basis forward P/E berkat ekspektasi earnings yang kuat. Small caps juga terlihat murah relatif terhadap large caps, baik di AS maupun ex-US.
Bagi yang khawatir dengan risiko stagflasi, ada beberapa tilt yang layak dipertimbangkan:
- Style value dan quality, plus perusahaan dengan strategi investasi konservatif
- Energy equities dan sektor defensif — healthcare, utilities, consumer staples
- Gold equities sebagai pertimbangan tambahan
- Hati-hati di real estate dan IT — butuh security selection yang cermat
Satu poin penting soal value as AI hedge: mayoritas produk value pasif ternyata tetap punya eksposur besar ke Mag-7 atau nama teknologi lain. MSCI USA Value masih memegang Alphabet, Meta, dan Amazon di top holdings. Jadi kalau tujuannya lindung nilai terhadap risiko AI, indeks value biasa belum tentu memberikan proteksi yang Anda kira. S&P 500 Pure Value punya korelasi rendah dengan semikonduktor dan performa jauh lebih baik saat AI-stocks jatuh.
Konteks jangka panjang tetap relevan: penurunan 10%+ terjadi lebih sering daripada tidak, dan koreksi 20% muncul rata-rata sekali setiap empat tahun. Menjual saat volatilitas melonjak justru merugikan — $100 yang tetap fully invested tumbuh jadi $3,941, versus hanya $825 jika pindah ke cash saat VIX di atas rata-rata. Reli ini boleh mahal, tapi memilih waktu keluar-masuk hampir selalu lebih mahal.