Langsung ke konten utama

Postingan

Kita Sudah Masuk “Perang Dunia” — Tapi Bukan Seperti yang Kamu Bayangkan

Dalam beberapa minggu terakhir, istilah “world war” kembali muncul di berbagai diskusi global. Namun yang dimaksud bukanlah perang militer besar seperti Perang Dunia I atau II. Ray Dalio menjelaskan bahwa kita sebenarnya sudah masuk fase “perang dunia” dalam kerangka  Big Cycle  — tetapi bentuknya telah berubah. Ini bukan perang senjata. Ini adalah  perang sistem . Perang Dunia Versi Modern: Tanpa Peluru, Tapi Lebih Dalam Dampaknya Hari ini, konflik antar negara besar tidak lagi hanya ditentukan oleh kekuatan militer. Bentuk perang yang sedang terjadi: Perang ekonomi (tarif, embargo) Perang teknologi (AI, chip) Perang supply chain Perang capital flow & mata uang Perang pengaruh geopolitik Inilah “world war” versi modern:  kompetisi total antar sistem ekonomi dan kekuatan global Strait of Hormuz: Titik Kritis yang Menentukan Arah Dunia Salah satu insight paling penting dari Dalio adalah soal  Selat Hormuz . Jika Amerika gagal: Menjaga jalur minyak t...
Postingan terbaru

Riding the Nickel Rally

  Riding the Nickel Rally Komoditas nickel membentuk pattern bullish flag potensi rally ke range 20000-22000. Target price saham nickel. Saham pilihan Rikopedia adalah saham HRUM

HRUM : Riding the Nickel Rally

  Indonesian government’s plan to cut nickel supply to support prices. The government’s plan to reduce nickel miners’ RKAB to 260.0mn–270.0mn wmt this year (below the estimated domestic demand of 295.0mn wmt in 2025) has driven a sharp rise in nickel prices and lifted nickel ore premiums above the official benchmark price (HPM). Although the RKAB has yet to be fully finalized, as miners are typically allowed to submit revisions in 2H, the policy has created uncertainty over ore availability, particularly for smelters reliant on third-party suppliers and imported feedstock. Indonesia imported approx. 15.8mn wmt of nickel ores in 2025, up from around 10.0mn wmt in 2024, primarily from the Philippines. With tighter RKAB quotas, imports are projected to exceed 20.0mn wmt, increasing Indonesia’s reliance on external supply to offset the domestic shortfall. Naiknya harga nickel akan jadi katalis positif saham HRUM. HRUM bakal menguji resistance 1075 jika konfirmasi breakout cerita c...

Stock Vigilantes: Saat Pasar Saham Lebih Berkuasa dari Pemerintah

The Stock Vigilantes Dulu bond market yang mengontrol pemerintah. Sekarang saham yang pegang kendali. Setiap market jatuh, policymakers langsung pivot (stimulus, dovish, dll). Contohnya kemarin waktu saham jatuh trump langsung minta gencatan senjata. Stocks terlalu besar untuk dibiarkan jatuh (“too big to fail”). Nanti saat bond yield naik or pasar saham AS crash pasti trump melunak lagi. Approval trump terus turun, tekanan politik naik. semakin besar tekanan politik, semakin besar peluang kebijakan pro-market dari trump muncul. Sumber data : Bank of America (BofA)

Negosiasi AS–Iran Gagal: Risiko Eskalasi Kembali Menguat

Seperti ulasan Rikopedia sebelumnya, Gagalnya negosiasi AS–Iran menegaskan bahwa gap kepentingan kedua negara masih terlalu besar untuk diselesaikan dalam waktu singkat. Selama isu utama seperti nuklir, geopolitik, dan kontrol jalur energi belum terselesaikan, gencatan senjata masih rapuh dan perang berisiko pecah kembali. Gap kepentingan AS vs Iran terlalu lebar — dari nuklir, sanksi, hingga kontrol Hormuz. BREAKING: Details emerge regarding failed talks between the US and Iran as negotiations end with no deal. Details include: 1. Talks ended because Iran refused to offer a commitment not to develop a nuclear weapon 2. JD Vance says Iran has "chosen to not accept the US' terms" 3. Iran currently has "no plans" for additional talks with the US, per Iran's Fars News 4. Negotiations lasted for 21 hours and marked the first direct talks between the US and Iran since 1979 It appears the highly anticipated US-Iran talks have collapsed.

Navigating IHSG Recovery: Temporary Ceasefire and Upcoming MSCI Review in Focus

Setelah keluar news gencatan senjata sementara (Temporary pause) ditambah news FTSE status Indonesia tetap sebagai Secondary Emerging Market, IHSG mulai rebound dari titik terendahnya. Perhatikan chart di atas secara teknikal trend IHSG masih downtrend jika candle mampu melewati downtrend line akan jadi sinyal perubahan trend IHSG. Saat trend IHSG mulai naik trading cenderung enak karena banyak sinyal beli keluar. Beberapa risiko yang perlu diperhatikan kedepannya yang bisa membebani IHSG 1. Gencatan senjata antara Iran dan AS saat ini lebih bersifat temporary pause daripada gencatan senjata jangka panjang. Fundamental gap kepentingan kedua pihak masih sangat lebar mulai dari isu nuklir, sanksi, hingga kontrol atas Selat Hormuz sehingga potensi eskalasi ulang tetap tinggi. Dengan kondisi ini, ceasefire cenderung rapuh dan berisiko tidak bertahan lama jika tidak ada kompromi yang signifikan dari kedua sisi. 2.  Timeline penting Akhir April → update MSCI (critical) ...

IHSG: Dari Krisis ke Rekor Baru — Kenapa Recovery Sekarang Semakin Cepat?

  Selama 30 tahun terakhir, IHSG sudah melewati berbagai krisis. Krisis moneter 1998 yang menghancurkan sistem. Krisis global 2008 yang mengguncang dunia. Taper tantrum, crash komoditas, hingga pandemi COVID-19. Setiap kali jatuh IHSG selalu bangkit pulih dan cetak level baru Dulu butuh bertahun-tahun untuk pulih. Sekarang proses recovery pasar lebih cepat. Recovery makin cepat karena likuiditas dan sistemnya lebih kuat. Timeline Recovery IHSG 1998 (Asian Crisis) → 5–7 tahun 2000 (Dot-com) → 1–2 tahun 2008 (GFC) →  ±2 tahun 2013 (Taper Tantrum) → ±1 tahun 2015 (Commodity Crash) → 1–2 tahun 2020 (COVID-19) →  <1 tahun

War, Oil, dan IHSG: Selama Minyak > $80, Jangan Harap Rally Besar

Approval Trump di bidang ekonomi terus turun ke angka 37%, level yang mencerminkan meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap kondisi ekonomi terutama inflasi dan biaya hidup. Di saat yang sama, probabilitas kemenangan Partai Republik di Senat juga ikut turun signifikan, dari sekitar 75% menjadi 49%. Dampaknya trump akan menghadapi tekanan untuk mengakhiri konflik (war) lebih cepat Masalahnya deal antara AS dengan Iran sulit tercapai karena gap kedua pihak terlalu lebar. Konflik Iran–AS diperkirakan berlangsung lama (protracted) sulit de-escalation. Selama konflik belum mereda or selama belum ada story gencatan nyata yang membuat harga oil turun di bawah $80 jangan berharap banyak IHSG bisa meroket naik. Defisit APBN indonesia semakin besar saat harga oil naik. Secara sensitivitas, setiap kenaikan $10 per barel minyak dapat meningkatkan defisit APBN sekitar Rp51,8 triliun. Sektor yang diuntungkan harga oil di atas $100 : Metals, Coal related, Plantation, Oil & Gas....