LIVE
BTC· ETH· BNB· SOL· XRP· ADA· DOGE· USD/IDR· EUR/USD· USD/JPY· USD/SGD·
•••
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

Indonesian Equities Stage a Massive Bull Market Turnaround

Pasar saham Indonesia mencatatkan massive turnaround yang signifikan, berhasil menembus teritori bull market hanya sebulan setelah menyentuh level terendah dalam lima tahun terakhir (five-year low). Pembalikan arah ini dipicu oleh kombinasi valuasi yang atraktif serta meredanya risiko makroekonomi domestik.

Aksi jual intensif (heavy selling) yang menekan pasar selama beberapa bulan sebelumnya justru menciptakan ruang bagi terjadinya technical rebound. Valuasi saham domestik yang terkoreksi dalam membuat harga aset menjadi terlalu murah untuk diabaikan (too cheap to ignore). Penurunan harga ini membuka peluang akumulasi bagi investor jangka panjang yang mengincar saham-saham berkapitalisasi besar dengan fundamental solid.

Katalis utama yang memicu kembalinya kepercayaan investor global adalah keputusan MSCI untuk menunda penurunan status klasifikasi pasar Indonesia menjadi frontier-market status. Keputusan ini memberikan relief besar bagi pasar keuangan domestik. Jika degradasi status terjadi, hal tersebut dapat memicu forced selling dari pengelola dana global yang mereplikasi indeks MSCI Emerging Markets. Bertahannya Indonesia dalam indeks tersebut memastikan arus modal asing (foreign inflows) tetap terjaga.

Di samping faktor eksternal, performa fiskal dalam negeri turut memberikan sentimen positif. Kekhawatiran pelaku pasar terhadap fiscal risks mereda setelah realisasi pendapatan negara pada paruh pertama tahun ini melampaui estimasi (surprised on the upside). Pemulihan penerimaan pajak yang kuat selama semester pertama menunjukkan aktivitas ekonomi riil yang masih berjalan dengan baik, sekaligus memberikan kepastian bahwa postur APBN tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Dengan meredanya tekanan jual dan pulihnya kepercayaan investor terhadap fundamental makro, pasar saham Indonesia kini memiliki basis support yang lebih kuat untuk melanjutkan momentum kenaikan. Fokus pasar selanjutnya akan tertuju pada konsistensi pertumbuhan laba bersih emiten di kuartal berikutnya untuk menopang tren bullish ini.