LIVE
BTC· ETH· BNB· SOL· XRP· ADA· DOGE· USD/IDR· EUR/USD· USD/JPY· USD/SGD·
•••
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

AI Boom Dorong Utang Hyperscaler Meledak

Utang AMZN, META, MSFT, GOOGL, dan ORCL di pasar obligasi investment-grade AS diproyeksikan melonjak ke $659 miliar pada 2027, mendekati skala big six US banks.


Ada pergeseran struktural yang sedang terjadi di pasar obligasi investment-grade AS — dan pelakunya bukan bank, bukan telecom, tapi justru perusahaan teknologi yang selama ini dikenal lebih sebagai pemegang kas raksasa ketimbang peminjam besar.

Utang hyperscalers — Amazon (AMZN), Microsoft (MSFT), Alphabet (GOOGL), Meta (META), dan Oracle (ORCL) — di indeks US IG tercatat relatif flat di bawah $250 miliar sepanjang 2017 hingga akhir 2024. Tapi dari sini, trajektorinya berubah drastis. Pada akhir 2025, posisi utang kelompok ini diproyeksikan mencapai $288 miliar. Dua tahun setelahnya, angka itu melonjak ke $659 miliar — dengan asumsi penerbitan sekitar $200 miliar per tahun di 2026 dan 2027.

Untuk konteks: large telecom saat ini berada di kisaran $380 miliar, sementara top six non-US banks ada di sekitar $290 miliar. Keduanya relatif stagnan dalam beberapa tahun terakhir. Hyperscalers diproyeksikan melampaui kedua kelompok ini setelah 2025, dan pada akhir 2027 mendekati skala big six US banks yang ada di kisaran $900 miliar — kelompok yang selama ini mendominasi pasar obligasi IG sebagai issuer terbesar.

Katalisnya jelas: AI infrastructure boom. Capex untuk data center, chip, dan infrastruktur komputasi skala besar tidak bisa sepenuhnya dibiayai dari arus kas operasional — meskipun margin perusahaan-perusahaan ini tergolong tinggi. Menerbitkan utang di pasar IG adalah cara paling efisien untuk mengunci pendanaan jangka panjang dengan biaya yang kompetitif, terutama ketika credit rating mereka berada di level tertinggi.

Implikasinya untuk pasar kredit cukup signifikan. Ketika satu kelompok issuer tumbuh dari sub-$250 miliar ke $659 miliar dalam waktu tiga tahun, itu berarti supply obligasi IG dari sektor ini akan membanjir pasar. Bagi investor obligasi, ini membuka peluang — tapi sekaligus menambah tekanan pada spread jika demand tidak tumbuh proporsional. Bagi investor ekuitas, ini sinyal bahwa spending AI tidak akan melambat dalam waktu dekat, dan perusahaan-perusahaan ini siap menanggung leverage tambahan untuk mempertahankan posisi kompetitif mereka.

Yang menarik adalah bagaimana pasar kredit — yang biasanya identik dengan sektor keuangan dan utilitas — kini mulai dibentuk ulang oleh Big Tech. Hyperscalers sedang dalam proses menjadi salah satu kekuatan paling dominan di pasar obligasi global, bukan hanya di pasar saham.