PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan kinerja keuangan yang kuat sepanjang semester pertama tahun 2026 (H1 2026). Emiten batubara ini berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 188% secara Year-on-Year (YoY), mencapai USD 58,85 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 20,41 juta.
Pertumbuhan Topline dan Ekspansi Margin
Pertumbuhan bottom-line ini ditopang oleh kinerja topline yang solid. BUMI mencatatkan pendapatan sebesar USD 866,75 juta pada H1 2026, naik 27,8% dibandingkan USD 677,93 juta pada H1 2025. Meskipun cost of revenues mengalami peningkatan menjadi USD 720,85 juta dari sebelumnya USD 570,91 juta, perusahaan tetap mampu membukukan kenaikan gross profit sebesar 36,3% menjadi USD 145,90 juta.
Dari sisi operasional, operating profit BUMI tumbuh signifikan sebesar 50,3% YoY menjadi USD 83,13 juta. Peningkatan efisiensi di level operasional membantu menjaga margin profitabilitas tetap tebal di tengah volatilitas harga komoditas global.
Kontribusi Entitas Asosiasi dan Beban Keuangan
Salah satu pendorong utama lonjakan laba bersih kali ini berasal dari pos share in net income of associates and joint ventures yang melesat tajam menjadi USD 43,85 juta dari sebelumnya hanya USD 15,85 juta pada H1 2025. Kontribusi dari entitas asosiasi dan ventura bersama ini memberikan bantalan yang kuat bagi profitabilitas konsolidasian.
Namun, ekspansi laba ini sedikit tertahan oleh kenaikan beban keuangan. Pos interest and finance charges membengkak signifikan dari USD 11,48 juta menjadi USD 28,01 juta pada H1 2026. Meskipun demikian, beban pajak penghasilan yang meningkat menjadi USD 27,87 juta tidak menghalangi laju pertumbuhan laba bersih periode berjalan yang berakhir di angka USD 72,27 juta secara konsolidasian.
Dampak Terhadap EPS
Dengan lonjakan laba bersih ini, laba per 1.000 saham dasar/dilusian (basic/diluted EPS per 1,000 shares) BUMI meningkat menjadi USD 0,16 dari yang sebelumnya hanya sebesar USD 0,05 pada periode H1 2025. Perbaikan fundamental ini mencerminkan pemulihan operasional yang solid serta sinergi entitas asosiasi yang berjalan optimal sepanjang paruh pertama tahun ini.