Aster akuisisi saham strategis di CAFHI, membuka akses langsung ke pasar bahan bakar penerbangan Bandara Changi dan pengembangan SAF di Singapura.
Aster bergerak masuk ke salah satu segmen infrastruktur energi paling defensif di Asia Tenggara: aviation fuel. Perusahaan energi asal Singapura ini menyepakati akuisisi kepemilikan strategis di Changi Airport Fuel Hydrant Installation Pte. Ltd. (CAFHI) — entitas yang mengelola sistem distribusi bahan bakar di Bandara Changi, salah satu hub penerbangan tersibuk di dunia.
Langkah ini bukan sekadar ekspansi biasa. Dengan masuk sebagai pemegang saham CAFHI, Aster mendapatkan akses langsung untuk memasok bahan bakar penerbangan kepada maskapai internasional di Changi — bersaing sejajar dengan pemain energi besar yang sudah lebih dulu beroperasi di sana. Posisi ini sulit direplikasi karena infrastruktur hydrant di bandara berskala Changi pada dasarnya bersifat natural monopoly: satu jaringan pipa, satu sistem distribusi, dan akses terbatas.
Yang lebih menarik adalah lapisan kedua dari strategi ini: sustainable aviation fuel (SAF). Aster sedang mengembangkan dua inisiatif secara paralel. Pertama, kerja sama dengan Aether Fuels untuk membangun fasilitas SAF generasi berikutnya di Pulau Bukom. Kedua, bersama Keppel Infrastructure, Aster mengkaji fasilitas SAF skala komersial di Pulau Jurong yang akan mengolah etanol menjadi bahan bakar penerbangan.
Kombinasi Bukom dan Jurong bukan kebetulan — keduanya adalah kawasan industri petrokimia dan energi yang sudah memiliki infrastruktur pendukung. Ini menekan capex awal dan memperpendek timeline produksi dibanding membangun fasilitas di lokasi baru.
Dari sisi timing, akuisisi ini masuk di momen yang tepat. Tekanan regulasi terhadap dekarbonisasi penerbangan semakin nyata — baik dari ICAO maupun kebijakan domestik sejumlah negara yang mulai mewajibkan blending SAF. Maskapai yang beroperasi di hub internasional seperti Changi akan semakin membutuhkan akses ke SAF yang terjamin secara volume dan konsisten secara kualitas. Aster sedang membangun posisi untuk menjadi jawaban atas kebutuhan itu.
Transaksi ini belum final — masih menunggu persetujuan regulasi dan pemenuhan closing conditions yang berlaku. Nilai transaksi tidak diungkapkan. Tapi secara strategis, arah yang dibangun Aster jelas: integrated energy platform yang mencakup produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi — dengan aviation sebagai vertikal baru yang berpotensi menjadi salah satu segmen paling stabil dalam portofolio mereka.