LIVE
BTC· ETH· BNB· SOL· XRP· ADA· DOGE· USD/IDR· EUR/USD· USD/JPY· USD/SGD·
•••
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

DXY Jebol 100, IHSG Golden Cross, Bond Yield AS Naik

DXY Jebol 100, IHSG Golden Cross, Bond Yield AS Naik

Dolar index akhirnya jebol level psikologis 100. DXY ditutup di 99,91, turun 1,53%. Secara teori, dolar yang melemah membuka ruang Rupiah menguat dan membuat arus dana asing kembali masuk ke aset-aset EM, termasuk IHSG. Yang jadi ganjalan adalah yield US Treasury yang justru bergerak berlawanan. UST 10 tahun naik ke 4,745% (+1,56%), tenor 30 tahun bahkan tembus 5,275%. US dolar melemah tapi yield naik apa penyebabnya?

DXY Jebol 100, IHSG Golden Cross, Bond Yield AS Naik

Bond market menuntut The Fed untuk lebih vigilant terhadap inflasi, sementara sang pembuat kebijakan terkesan hawkish di atas kertas namun ragu untuk benar-benar bertindak.  Sinyal dari bond market cukup gamblang. Ketika statement FOMC pada Juni dan Juli menegaskan komitmen terhadap price stability, pasar obligasi awalnya menyambut positif. Retorika hawkish disampaikan dengan tegas dalam beberapa kesempatan. Namun retorika saja tidak cukup. Pertanyaan yang menggantung di benak para pelaku pasar adalah: kapan komitmen itu diterjemahkan menjadi aksi nyata? Selama tidak ada follow through, para bond vigilantes memilih untuk mengambil alih pekerjaan tersebut — mereka menaikkan yield sendiri sebagai bentuk tekanan.

Di dalam negeri, ada tiga katalis yang layak dicermati minggu ini. Pertama, rebalancing indeks LQ45, IDX30, IDX80, dan Kompas100. Saham yang masuk maupun keluar indeks biasanya mengalami lonjakan aktivitas karena adanya penyesuaian posisi dari passive fund dan index tracker. Kedua, daftar saham margin baru mulai berlaku nama seperti TINS, NCKL, FORE, BWPT, dan NRCA berpotensi dapat tambahan likuiditas. Ketiga, earnings season 2Q26 masuk pekan tersibuk

DXY Jebol 100, IHSG Golden Cross, Bond Yield AS Naik

Dari sisi teknikal IHSG konfirmasi golden cross di chart weekly. Trend turun sudah habis. Waktunya reversal atau balik arah. Golden cross di timeframe weekly lebih kuat dibanding timeframe daily, karena menggambarkan momentum yang lebih besar, bukan sekadar rebound jangka pendek.

Beberapa hal yang perlu dijaga kewaspadaannya:

  • Yield UST yang masih tinggi — pembatas utama upside IHSG jangka pendek.
  • Risiko geopolitik Timur Tengah — ketegangan AS–Iran bisa memantik lonjakan harga energi. WTI sudah di $84,67.
  • Data tenaga kerja AS pekan ini yang akan mengunci ekspektasi kebijakan Fed.
DXY Jebol 100, IHSG Golden Cross, Bond Yield AS Naik


Soal seasonality, Agustus secara historis (rata-rata 10 tahun) cenderung netral ke positif tipis, hanya +1.98%. Jangan berharap terlalu banyak dari pola musiman. Arah bulan ini lebih ditentukan oleh kualitas laporan keuangan, konsistensi arus asing, dan sikap bank sentral. Hold saham yang punya earnings kuat, dan mulai rotasi ke saham yang masih di area support atau baru breakout.