LIVE
BTC· ETH· BNB· SOL· XRP· ADA· DOGE· USD/IDR· EUR/USD· USD/JPY· USD/SGD·
•••
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

Fed Hike: Pasar Terlalu Hawkish?

Ekspektasi kenaikan suku bunga Fed bergeser ke Januari. Yield 2-tahun turun tipis seiring inflasi mereda. Apakah market pricing sudah terlalu agresif?


Ekspektasi kenaikan suku bunga Fed bergeser. Sepekan lalu pasar sepenuhnya mempricing kenaikan di bulan Desember — kini konsensus sudah mundur ke Januari. Pergeseran ini bukan tanpa alasan: inflasi mulai melandai, data penjualan ritel melemah, dan angka ketenagakerjaan datang di bawah ekspektasi. Kombinasi tiga faktor ini cukup untuk mengubah arah pricing pasar dalam waktu singkat.

Yang menarik, yield US Treasury 2-tahun sudah mulai merespons. Tenor pendek ini secara historis paling sensitif terhadap ekspektasi kebijakan Fed — dan ketika yield-nya edged lower, itu sinyal bahwa pasar mulai memangkas probabilitas hike jangka dekat. Saat ini 2-year yield berada di kisaran 4,2%, sementara 10-year masih bertahan di sekitar 4,6%–4,7%. Spread antara keduanya yang masih terbalik (inverted) mencerminkan bahwa pasar belum sepenuhnya yakin siklus pengetatan sudah berakhir.

Goldman Sachs punya posisi yang cukup jelas: market pricing saat ini masih terlalu hawkish. Kenaikan di September dinilai sangat tidak mungkin, dan masih ada ruang bagi pasar untuk lebih jauh melonggarkan ekspektasi — istilahnya, room for the unwind to run. Proyeksi inflasi mereka pun condong ke arah perbaikan, bukan deteriorasi. Artinya, jika data inflasi ke depan terus melandai sesuai tren, repricing ke arah yang lebih dovish bisa berlanjut.

Dari sisi grafik yield, pola yang terbentuk sepanjang 2024–2026 cukup informatif. Kedua tenor sempat turun signifikan dari akhir 2024 hingga pertengahan 2025, menyentuh area 3,5%–3,9%, sebelum kembali naik menjelang pertengahan 2026. Kini, 2-year mulai sedikit melandai lagi di ujung kanan grafik — konsisten dengan narasi bahwa pasar mulai mendiskon kemungkinan hike lebih sedikit dari yang sebelumnya diantisipasi.

Untuk investor obligasi, dinamika ini punya implikasi langsung. Jika ekspektasi hike terus mundur dan data makro makin mendukung pivot, duration trade mulai menarik kembali. Tapi selama 10-year masih di atas 4,5% dan Fed belum memberi sinyal eksplisit, positioning terlalu agresif di sisi long duration tetap berisiko. Pasar suku bunga sedang dalam fase repricing — dan biasanya fase ini tidak berjalan lurus.