Saat mayoritas pasar net short yen, Australian Retirement Trust justru overweight JPY. Ini taruhannya terhadap BOJ dan valuasi yen yang dinilai terlalu murah.
Yen Jepang sudah menyentuh level terendah dalam 40 tahun, mendekati 160 per dolar AS. Sebagian besar investor masih memegang posisi net short. Tapi Australian Retirement Trust — dana pensiun terbesar kedua di Australia dengan AUM sekitar A$370 miliar — justru bergerak berlawanan arah: membangun posisi overweight yen terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Ini bukan sekadar contrarian bet tanpa dasar. Jimmy Louca, Senior Portfolio Manager di fund tersebut, menilai yen saat ini very cheap secara valuasi — dan lebih penting lagi, pasar sedang underpricing potensi kenaikan suku bunga Bank of Japan. Market swaps saat ini memproyeksikan sekitar 80% probabilitas kenaikan di September, dan sudah fully priced untuk Oktober. Tapi Louca melihat ruang yang lebih besar: BOJ berpotensi memberi sinyal dua kali kenaikan, sesuatu yang belum sepenuhnya tercermin di posisi pasar.
Rotasi portofolionya cukup tegas — menambah eksposur JPY dengan memangkas alokasi ke dolar AS. Dalam enam bulan terakhir, akumulasi ini dilakukan secara bertahap, justru ketika yen terus tertekan dan mayoritas manajer aset global memilih stay short.
Konteks makronya menarik. BOJ selama ini dikenal sebagai bank sentral paling dovish di antara negara-negara maju — bertahan dengan suku bunga ultra-rendah bahkan ketika Fed dan ECB sudah agresif menaikkan rate. Tapi tekanan inflasi dari harga energi yang masih tinggi, ditambah pelemahan yen yang sudah ekstrem, membuat ruang untuk terus menunda semakin sempit. Jika BOJ akhirnya bergerak lebih cepat dari ekspektasi pasar, posisi short yen yang menumpuk bisa memicu short squeeze yang signifikan.
Ada juga lapisan geopolitik yang perlu diperhitungkan. Potensi eskalasi di Timur Tengah pasca pemilu paruh waktu AS bisa mendorong arus masuk ke aset safe haven — dan yen secara historis masuk kategori itu, terlepas dari pelemahan fundamentalnya belakangan ini.
Yang menarik dari langkah Australian Retirement Trust adalah skalanya. Dana pensiun dengan horizon investasi panjang punya kemewahan untuk sit through volatilitas jangka pendek. Mereka tidak perlu benar minggu ini — cukup benar dalam 12 hingga 18 bulan ke depan. Dan jika BOJ benar-benar mengakselerasi normalisasi kebijakan, taruhan ini bisa sangat menguntungkan.
Untuk investor yang memantau pasar FX dan obligasi Jepang (JGBs), divergensi antara posisi mayoritas pasar dan langkah diam-diam dana pensiun besar seperti ini layak dijadikan referensi — bukan untuk diikuti buta, tapi sebagai sinyal bahwa narasi yen akan terus melemah selamanya mungkin sudah mulai kehilangan pijakannya.