LIVE
USD/IDR…· UST10Y…· KURVA 10Y-2Y…· EMAS…· EMAS/gr…· PERAK…· TEMBAGA…· EUR/USD…· USD/JPY…· USD/CNY…· BTC…· ETH…·
•••
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

IV NVDA di Bawah 30% Jelang Rekor 237,88 USD

Implied volatility NVDA turun di bawah 30% saat harga berada di 233,95 USD mendekati rekor 52 minggu 237,88 USD jelang rilis earnings November.


Key Takeaways

  • Implied volatility NVDA berada di bawah level 30%, angka yang jarang terjadi pada saham semikonduktor ini.
  • Harga saham bertahan di 233,95 USD, berjarak 3,93 USD dari batas atas 52 minggu di 237,88 USD.
  • Pasar derivatif belum menaikkan harga premi risiko menjelang perkiraan rilis earnings pada 18 November.

Saham NVIDIA Corporation (NVDA) berada di level 233,95 USD per 4 Oktober 2026. Posisi ini menempatkan harga hanya berjarak tipis dari batas atas 52 minggu di 237,88 USD. Menariknya, saat harga menguji area tertinggi tahunannya, implied volatility (IV) saham ini justru berada di bawah 30%. Bagi saham dengan riwayat pergerakan yang aktif, angka volatilitas tersirat serendah ini tergolong tidak biasa.

Pasar Opsi Menolak Bertaruh Gerak Lebar

Penurunan IV ke bawah 30% memperlihatkan bahwa pasar opsi memproyeksikan rentang gerak yang tenang dalam jangka pendek. Pada kondisi normal, saham yang mendekati level tertinggi tahunan atau mendekati rilis kinerja keuangan biasanya diiringi kenaikan harga opsi. Pelaku pasar cenderung memburu kontrak lindung nilai atau berspekulasi pada kelanjutan tren naik, yang mendorong naik premi opsi.

Kenyataan di pasar saat ini justru sebaliknya. Kontrak opsi diperdagangkan relatif murah karena permintaan lindung nilai tidak mengalami kenaikan. Pelaku pasar derivatif tampaknya bertaruh bahwa harga saham belum akan membentuk ayunan tajam sebelum katalis fundamental baru resmi diumumkan.

Harga Menempel di Puncak 52 Minggu

Bila ditarik dari rentang 52 minggu antara 164,27 USD hingga 237,88 USD, level 233,95 USD mencerminkan penguatan yang kokoh dari batas bawahnya. Namun, semakin dekat harga ke level 237,88 USD, dorongan beli mulai menghadapi area resistensi teknikal.

Kombinasi antara harga yang menempel di batas atas dan IV yang rendah memberi dua petunjuk. Di satu sisi, pembeli tidak agresif mengejar harga melalui alat opsi beli (call option). Di sisi lain, pemilik saham juga tidak terburu-buru membeli opsi jual (put option) untuk memproteksi keuntungan mereka. Kondisi ini mencerminkan sikap pasar yang memilih menunggu.

Menghitung Skenario Menjelang 18 November

Katalis terjadwal berikutnya adalah rilis earnings yang diperkirakan jatuh pada 18 November. Dengan jarak waktu lebih dari satu bulan, pembacaan posisi harga bergantung pada respon pasar terhadap resistensi 237,88 USD.

Jika harga mampu menembus batas 237,88 USD dengan volume yang solid, IV yang rendah memberi keuntungan karena posisi beli tidak terbebani penurunan valuasi premi opsi. Sebaliknya, jika harga gagal bertahan dan berbalik turun menjauhi level 233,95 USD menuju area tengah rentang tahunan, premi opsi yang murah berpeluang naik kembali karena pasar mulai memburu kontrak proteksi menjelang 18 November.

Fokus perhatian tertuju pada apakah level 30% pada implied volatility ini akan bertahan saat harga menguji batas atas 237,88 USD, atau justru berbalik naik lebih awal sebelum laporan keuangan tiba.