LIVE
USD/IDR…· UST10Y…· KURVA 10Y-2Y…· EMAS…· EMAS/gr…· PERAK…· TEMBAGA…· EUR/USD…· USD/JPY…· USD/CNY…· BTC…· ETH…·
•••
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

Palladium Turun ke 18,43 USD, PALL Uji Batas Terendah

Palladium turun 1,5% ke 18,43 USD dan mendekati batas terendah 52 minggu di 18,315 USD. Posisi short pada PALL tetap dipertahankan.


Key Takeaways

  • Palladium turun 1,5% per 28 Oktober 2026 dan menyentuh titik terendah siklus baru (cycle low).
  • ETF PALL ditutup pada 18,43 USD, mendekati batas bawah rentang 52 minggu di 18,315 USD setelah tertekan jauh dari puncak 39,482 USD.
  • Sikap pasar tetap mempertahankan posisi jual (short) karena tekanan jual terus menekan harga tanpa perlawanan beli yang berarti.

Palladium kembali turun 1,5% pada perdagangan 28 Oktober 2026. Penurunan ini membawa harga menembus titik terendah siklus baru, menegaskan bahwa tren pelemahan komoditas ini belum menemui titik balik. PALL, ETF berbasis fisik palladium dari abrdn, ditutup pada level 18,43 USD per saham. Angka tersebut menempatkan harga hanya berjarak beberapa sen di atas batas bawah rentang 52 minggunya di 18,315 USD.

Jarak Tipis Menuju Batas Bawah Baru

Melihat rentang 52 minggu PALL yang berada di antara 18,315 USD hingga 39,482 USD, posisi harga saat ini berada tepat di ujung batas bawah. Dari level tertingginya di 39,482 USD, harga sudah terkoreksi lebih dari separuh. Penurunan sedalam itu biasanya memicu minat pemburu harga murah, tetapi pasar menunjukkan respons yang berbeda. Setiap upaya harga untuk kembali naik selalu berhadapan dengan tekanan jual baru.

Ketika harga bergerak begitu dekat dengan titik terendah tahunan, batas psikologis pasar diuji secara langsung. Jarak antara harga terakhir di 18,43 USD dengan titik terendah di 18,315 USD sangat sempit. Kondisi ini memperlihatkan bahwa pembeli enggan masuk menahan penurunan. Order jual masih mendominasi pergerakan pasar, sementara minat beli cenderung mundur ke level yang lebih rendah.

Alasan Posisi Short Masih Terus Dipertahankan

Aksi harga ini menjadi alasan utama mengapa posisi jual (short) pada PALL tetap dipertahankan. Dalam pergerakan tren turun yang kokoh, upaya melawan arus dengan menebak dasar harga sering kali merugikan. Fakta bahwa palladium terus mencetak titik terendah siklus baru menegaskan bahwa penjual memegang kendali penuh atas arah pergerakan pasar.

Strategi short bekerja dengan memanfaatkan pelemahan harga yang berlanjut. Selama aset ini belum menunjukkan pola pembalikan arah yang jelas atau volume beli yang mampu mengangkat harga keluar dari tekanan, mempertahankan posisi jual menjadi langkah yang paling sejalan dengan struktur pergerakan saat ini. Menutup posisi jual terlalu cepat ketika harga baru saja menembus titik terendah siklus justru bertentangan dengan sinyal yang tampak di grafik harga.

Menguji Ulang 18,315 USD atau Rebound Singkat

Pergerakan berikutnya akan sangat bergantung pada bagaimana pasar memperlakukan level 18,315 USD. Jika harga PALL menembus ke bawah level 18,315 USD, maka tekanan jual berpotensi berlanjut dan membentuk level terendah baru karena hilangnya batas penopang (support) dari rentang tahunan. Sebaliknya, jika level 18,315 USD mampu bertahan dan memicu aksi beli kembali, maka harga berpeluang mengalami rebound teknis jangka pendek untuk menguji area resistensi sebelum tren utama kembali diuji.

Fokus utama saat ini tertuju pada apakah batas 18,315 USD mampu bertahan menahan penurunan. Selama harga belum mampu menguat secara meyakinkan dan membentuk titik terendah yang lebih tinggi, arah pergerakan palladium masih mengarah ke bawah, dan mempertahankan posisi short tetap menjadi pilihan yang paling logis di pasar.