LIVE
USD/IDR…· UST10Y…· KURVA 10Y-2Y…· EMAS…· EMAS/gr…· PERAK…· TEMBAGA…· EUR/USD…· USD/JPY…· USD/CNY…· BTC…· ETH…·
•••
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

Perak Jebol Support Juli, Tekanan Dolar Incar Mid-$40s

Perak menembus ke bawah support Juli dan berpeluang turun ke mid-$40s seiring kuatnya tekanan penguatan dolar AS.


Key Takeaways

  • Perak menembus ke bawah level support Juli, yang kini beralih fungsi menjadi area resistance utama.
  • Penguatan dolar AS yang berlanjut membuka peluang pelemahan perak menuju area pertengahan US$40-an (mid-$40s).
  • Korelasi negatif antara perak dan dolar masih terjaga ketat tanpa sinyal perubahan pola dalam jangka pendek.

Perak kehilangan pijakan penting setelah menembus ke bawah level support Juli. Tekanan pada komoditas ini berlanjut seiring penguatan dolar AS yang belum memperlihatkan tanda mereda. Kombinasi faktor teknikal dan penguatan mata uang utama tersebut kini membuka potensi penurunan harga perak lebih lanjut menuju kisaran pertengahan US$40-an (mid-$40s).

Support Juli Kini Berbalik Jadi Resistance

Penembusan ke bawah level support Juli mengubah struktur teknikal perak secara mendasar. Batas bawah yang sebelumnya menjadi pijakan andalan para pembeli kini resmi beralih fungsi menjadi resistance. Area bekas bantalan ini berpotensi menjadi atap yang menahan setiap upaya kenaikan harga berikutnya.

Pelaku pasar yang sempat masuk pada kisaran level Juli cenderung memanfaatkan pemulihan harga untuk melepas posisi di harga impas. Akibatnya, setiap kenaikan jangka pendek berisiko berhadapan dengan tekanan jual baru. Selama perak belum mampu menembus kembali dan bertahan di atas batas Juli tersebut, arah pergerakan harga tetap berada di bawah tekanan koreksi.

Hubungan Terbalik dengan Dolar Belum Goyah

Penggerak utama harga perak tetap bersumber dari gerak dolar AS. Logam ini mempertahankan hubungan terbalik yang sangat konsisten terhadap dolar dalam jangka waktu yang cukup panjang. Belum ada indikasi bahwa korelasi negatif tersebut akan mengendur atau berubah arah dalam waktu dekat.

Kekuatan dolar secara langsung menekan komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut. Ketika dolar menguat, harga perak menjadi relatif lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain, yang berujung pada terbatasnya minat beli di pasar global. Selama penguatan dolar belum menemui titik balik, perak akan terus menanggung beban pelemahan.

Target Penurunan Mengarah ke Mid-$40s

Arah harga ke depan bergantung pada sejauh mana dolar mampu menjaga tren kenaikannya. Jika penguatan dolar terus berlanjut, maka tekanan jual tambahan berpeluang membawa harga perak turun menuju area pertengahan US$40-an (mid-$40s). Sebaliknya, jika laju dolar tertahan dan berbalik melemah, harga perak berpeluang melakukan pengujian ulang ke level Juli yang kini menjadi resistance baru, meski dibutuhkan dorongan beli yang cukup besar untuk merebut kembali level tersebut.

Fokus pasar saat ini tertuju langsung pada dua hal: kemampuan dolar AS mempertahankan tren naiknya dan seberapa kokoh resistance bekas support Juli membendung setiap upaya pemulihan harga.