Langsung ke konten utama

Hubungan Antara Naik Turunnya Mata Uang Suatu Negara Dengan Pasar saham

 

Hubungan Antara Naik Turunnya Mata Uang Suatu Negara Dengan Pasar saham

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hubungan antara naik turunnya mata uang suatu negara dengan pasar saham, di antaranya:

  1. Keterkaitan Ekonomi: Kondisi ekonomi suatu negara secara keseluruhan dapat mempengaruhi baik nilai tukar mata uangnya maupun performa pasar sahamnya. Jika perekonomian suatu negara tumbuh dengan stabil, maka nilai tukar mata uangnya akan cenderung menguat dan pasar sahamnya cenderung naik. Sebaliknya, jika perekonomian suatu negara mengalami perlambatan atau krisis, maka nilai tukar mata uangnya akan cenderung melemah dan pasar sahamnya cenderung turun.

  2. Keterkaitan Investasi: Hubungan antara investasi asing dan pasar saham suatu negara dapat mempengaruhi nilai tukar mata uangnya. Jika investor asing banyak yang berinvestasi di pasar saham suatu negara, maka permintaan terhadap mata uang negara tersebut akan meningkat, sehingga nilai tukar mata uangnya akan menguat. Sebaliknya, jika investor asing menarik investasinya dari pasar saham suatu negara, maka permintaan terhadap mata uang negara tersebut akan menurun, sehingga nilai tukar mata uangnya akan melemah.

  3. Kebijakan Moneter: Kebijakan moneter suatu negara, seperti suku bunga dan kebijakan pengendalian inflasi, dapat mempengaruhi nilai tukar mata uangnya dan pasar sahamnya. Jika suku bunga suatu negara naik, maka investor asing akan tertarik untuk menanamkan modalnya di negara tersebut, sehingga permintaan terhadap mata uangnya akan meningkat, dan nilai tukar mata uangnya akan menguat. Selain itu, suku bunga yang tinggi juga dapat membuat pasar saham suatu negara lebih menarik untuk diinvestasikan, sehingga pasar sahamnya cenderung naik. Sebaliknya, jika suku bunga turun, maka permintaan terhadap mata uang suatu negara cenderung menurun, sehingga nilai tukar mata uangnya cenderung melemah, dan pasar sahamnya cenderung turun.

Namun demikian, perlu diingat bahwa hubungan antara naik turunnya mata uang suatu negara dengan pasar saham tidak selalu bersifat linier dan bisa dipengaruhi oleh banyak faktor. Ada banyak variabel yang dapat mempengaruhi harga pasar saham dan nilai tukar mata uang, sehingga terdapat kemungkinan bahwa kedua pasar tersebut bergerak dalam arah yang berlawanan. Oleh karena itu, investor harus memperhatikan dengan cermat kondisi ekonomi dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi pasar sebelum membuat keputusan investasi.

Follow channel telegram Rikopedia untuk dapat update analisa seputar investasi dan trading saham klik (disini) Cara join membership Rikopedia (disini)

Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi membership Rikopedia. Dengan join membership anda akan mendapat bimbingan trading saham dan update informasi yang berkualitas via group WhatsApp.  Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership detailnya sebagai berikut : Update saham yang masuk dan keluar portofolio Rikopedia .  Fokus trading 3-5 saham.  Analisa saham secara teknikal, fundamental & analisa makro. Update news, Sentimen, Trading plan, Money & risk management. Sharing ilmu dan strategy trading saham berdasarkan pengalaman Rikopedia sejak tahun 2008. Member bisa diskusi dan konsultasi portofolio. Biaya join membership Rp.500,000/Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari mulai tanggal konfirmasi pembayaran diterima dan aktifasi pertam

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bulan Maret minus 5 juta PTBA profit 123 juta BBTN profit 65 juta                                                         Porto