The Stock Vigilantes Dulu bond market yang mengontrol pemerintah. Sekarang saham yang pegang kendali. Setiap market jatuh, policymakers langsung pivot (stimulus, dovish, dll). Contohnya kemarin waktu saham jatuh trump langsung minta gencatan senjata. Stocks terlalu besar untuk dibiarkan jatuh (“too big to fail”). Nanti saat bond yield naik or pasar saham AS crash pasti trump melunak lagi. Approval trump terus turun, tekanan politik naik. semakin besar tekanan politik, semakin besar peluang kebijakan pro-market dari trump muncul. Sumber data : Bank of America (BofA)
Seperti ulasan Rikopedia sebelumnya, Gagalnya negosiasi AS–Iran menegaskan bahwa gap kepentingan kedua negara masih terlalu besar untuk diselesaikan dalam waktu singkat. Selama isu utama seperti nuklir, geopolitik, dan kontrol jalur energi belum terselesaikan, gencatan senjata masih rapuh dan perang berisiko pecah kembali. Gap kepentingan AS vs Iran terlalu lebar — dari nuklir, sanksi, hingga kontrol Hormuz. BREAKING: Details emerge regarding failed talks between the US and Iran as negotiations end with no deal. Details include: 1. Talks ended because Iran refused to offer a commitment not to develop a nuclear weapon 2. JD Vance says Iran has "chosen to not accept the US' terms" 3. Iran currently has "no plans" for additional talks with the US, per Iran's Fars News 4. Negotiations lasted for 21 hours and marked the first direct talks between the US and Iran since 1979 It appears the highly anticipated US-Iran talks have collapsed.