Langsung ke konten utama

Postingan

Bitcoin Alarm Risk-Off: Apakah Saham Global Benar-Benar Kebal?

  Bitcoin sudah turun lebih dulu apakah saham akan menyusul? Bitcoin leading indicator untuk risk assets. Saat kondisi ekonomi & likuiditas mendukung bitcoin naik paling agresif (high beta liquidity asset), Saat kondisi memburuk bitcoin turun paling dalam. Bitcoin barometer risk. Bitcoin biasanya naik duluan saat risk-on dan turun paling dalam saat risk-off. Bitcoin paling sensitif terhadap sentimen. Apakah pasar saham global kebal dari penurunan dibandingkan bitcoin?
Postingan terbaru

Rekor Inflow EM ETFs USD 20,6 Miliar: Sinyal Awal Supercycle Emerging Market

Emerging Inflection Point EM berpotensi keluar dari fase underperformance panjang. Saham pasar negara berkembang (EM) potensi mengungguli saham negara maju (DM). Katalis makro atau bahan bakar klasik bull market yang mendukung EM: 1. USD melemah / debasement 2. Valuasi DM mahal, upside terbatas 3. Valuasi EM murah 4. Global liquidity easing 5. Commodity cycle mulai hidup 6. Rotasi global dari growth ke value / real assets EM ETFs inflow +USD 20,6 miliar dalam 1 bulan terbesar sepanjang sejarah. Bulan ke-12 berturut-turut dana global masuk emerging market Semoga Indonesia bisa memanfaatkan dengan baik momentum rotasi dana global..

233 Emiten di Bawah 15% Free Float

233 dari 956 emiten saat ini di bawah 15% free float. Mewakili ±26% market cap IHSG. Kedepannya akan ada gelombang corporate action.  Ada 3 jalan yang akan dipilih emiten :  Secondary selldown / block placement, Rights issue / primary issuance, Privatisasi / voluntary delisting.  Dari ketiga corporate action di atas yang paling menarik adalah Privatisasi = Value Unlocking. Tender offer berpotensi di harga premium. Tiga Jalan yang Tersedia — Konsekuensi Berbeda 1)  Secondary Selldown / Block Placement Apa yang terjadi:  Pemegang saham pengendali melepas saham ke publik. Dampak pasar:  Supply shock jangka pendek →  tekanan harga . Risiko:  Overhang berbulan-bulan; sentimen melemah. Kesimpulan:  Solusi cepat untuk patuh regulasi,  kurang ramah harga . 2)  Rights Issue / Primary Issuance Apa yang terjadi:  Terbit saham baru. Dampak pasar:   Dilusi  EPS & ROE jika ekspansi tak cepat terealisasi. Risiko:  Righ...

Bitcoin Crash: Sinyal Risk-Off dan Awal End Game Aset Berisiko

Pergerakan Bitcoin bukan sekadar cerita tentang crypto. Dalam beberapa tahun terakhir, Bitcoin telah berevolusi menjadi  barometer sentimen global terhadap aset berisiko (risk asset) . Ketika Bitcoin jatuh tajam, pasar sedang menyampaikan satu pesan penting:  risk appetite sedang ditarik mundur . Penurunan Bitcoin kali ini bukan koreksi biasa. Skala dan kecepatannya mencerminkan perubahan perilaku investor global dari  agresif → defensif . Bitcoin = Termometer Risk Appetite Global Crypto—terutama Bitcoin—berada di  ujung spektrum risiko  dalam dunia aset: Tidak memiliki arus kas Valuasi sepenuhnya berbasis ekspektasi Sangat sensitif terhadap likuiditas global Karena itu: Risk On  → Bitcoin biasanya menjadi aset yang naik paling cepat Risk Off  → Bitcoin sering menjadi aset pertama yang dijual Ketika Bitcoin anjlok, itu menandakan investor: Mengurangi eksposur risiko Menutup posisi spekulatif Beralih ke aset yang lebih aman dan likuid Dari Risk On ke Ri...

Moody’s Beri Early Warning: Masalah Bukan Defisit, Tapi Kepercayaan Kebijakan

Setelah MSCI giliran bad news datang dari Moody’s.  Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2 (investment grade). Namun outlook diturunkan dari stable → negative. belum downgrade sekarang, tapi risiko downgrade meningkat jika isu tidak dibenahi. Moody’s tidak menyoroti krisis neraca, tapi krisis kepercayaan kebijakan (policy credibility) Moody’s menyebut downgrade bisa terjadi jika:  1. Fiskal makin ekspansif tanpa reformasi penerimaan  2. Capital outflow besar → eksternal position melemah  3. Kesehatan BUMN memburuk  4. Reformasi governance tidak dieksekusi, hanya janji Indonesia itu seperti orang yang masih punya penghasilan stabil dan cicilan lancar, tapi tiba-tiba ingin belanja besar dengan rencana yang belum sepenuhnya jelas. Seperti Rencana pemasukan tambahan belum dijelaskan rinci .. Moody’s tidak bilang Indonesia bermasalah sekarang, tapi memperingatkan kalau pola belanja besar, kebijakan yang sulit diprediksi, dan tata kelola tidak segera dib...

Potensi Saham BUMN

  Saham BUMN 🔥 Saat dana asing masih wait-and-see (MSCI freeze, transparansi, free float). Danantara jadi buffer demand domestik. Saham big caps BUMN jadi shock absorber

BBNI Cetak Laba Rp20T: Dividen Potensial 373 Rupiah, Yield Kalahkan Obligasi

Tahun 2025 BBNI cetak laba bersih 20 triliun Asumsi dividen payout ratio seperti tahun kemarin kisaran 69% perkiraan dividen yang dibagikan tahun ini kisaran 373 rupiah ya. Potensi dividen yield di harga saat ini kisaran 8% Potensi dividen yield > yield obligasi

Bitcoin Anjlok, Risk Asset Masuk End Game? Strategi Bertahan ala Rikopedia

  Bitcoin turun = End game untuk aset berisiko. Investor global mulai takut / defensive.  Crypto salah satu kategori aset paling berisiko. Saat bitcoin anjlok mengindikasikan pelaku pasar menghindari Risk asset. Crypto salah satu barometer yang bisa digunakan untuk melihat kondisi pasar sedang risk off atau risk on. Saat mode risk on pelaku pasar cenderung agresif masuk beli aset berisiko. Saat mode risk off pelaku pasar menghindari aset berisiko. Rikopedia memilih defensif di saham bluechip, saham yang valuasinya super murah & potensi dividen yield di atas yield obligasi

Target Saham BBNI

  Saham BBNI menguji resistance downtrend line 4700 jike breakout potensi menguat kisaran 5000-5300. Pattern inverse head and shoulders.  BBNI – One of the higher-beta banking name with the most attractive valuation among large banks (around 1x PBV), a cleaner balance sheet, and an attractive 8–9% dividend yield.

MSCI Mengirim Sinyal Keras: Manipulasi Free Float Tak Lagi Ditoleransi

  MSCI sepertinya sudah capek lelah diprank terus2an. Sejumlah saham berkualitas rendah diangkat secara agresif agar memenuhi kriteria masuk indeks MSCI, hingga valuasinya menjadi tidak rasional. Setelah resmi masuk MSCI, arus dana global justru dimanfaatkan sebagai likuiditas exit oleh para pemain besar untuk melepas saham di harga tinggi. Peringatan tegas dari MSCI menjadi sinyal keras bahwa praktik semacam ini tidak lagi ditoleransi. Ke depan, para big players akan dipaksa lebih berhati-hati karena pengawasan terhadap free float, struktur kepemilikan, dan kualitas likuiditas akan jauh lebih ketat.

MSCI Tarik Rem Darurat untuk Indonesia Bukan Sekadar Free Float, Ini Soal Kredibilitas Pasar

Pada 27 Januari 2026, MSCI mengeluarkan pengumuman penting terkait pasar saham Indonesia. Di permukaan, isu yang dibahas terdengar teknis: free float , Foreign Inclusion Factor (FIF) , dan metodologi indeks. Namun jika dibaca lebih dalam, pesan MSCI jauh lebih serius. Ini bukan sekadar soal rumus indeks, melainkan soal kepercayaan global terhadap pasar modal Indonesia . Pengumuman ini menjadi semacam stress test reputasi pasar. Dan hasilnya, Indonesia belum lulus sepenuhnya. Masalah Utama: Transparansi Kepemilikan & Investability MSCI menyatakan bahwa meskipun ada perbaikan minor pada data free float dari Bursa Efek Indonesia (IDX), masalah fundamental masih belum terselesaikan . Investor global menyoroti beberapa hal krusial: Struktur kepemilikan saham yang tidak transparan Dominasi nominee dan konsentrasi pemegang saham Kekhawatiran coordinated trading yang mengganggu price discovery Keterbatasan data granular untuk memverifikasi free float riil Dalam bahasa MSCI, i...

USD Turun, Rupiah Kuat, Asing Masuk

Monthly chart USD index tembus support trendline naik jangka panjang (±15 tahun).  Dunia overweight ekstrem di US equities, US bonds, USD exposure. Hampir semua portfolio global dibangun di atas asumsi USD kuat.  Jika USD terus melemah Fund global bakal terpaksa rebalancing. Aset apa yang diuntungkan saat USD melemah? Rupiah diuntungkan dari trend pelemahan USD. Jika rupiah terus menguat or stabil dana asing bakal mengalir masuk ke IHSG lagi. Gold komoditas saham emerging market bakal diuntungkan dari trend pelemahan USD