Langsung ke konten utama

Memahami Inflasi dan Deflasi

Memahami Inflasi dan Deflasi

 

Inflasi dan deflasi adalah fenomena ekonomi yang berhubungan dengan perubahan harga di pasar dalam jangka waktu tertentu.

Inflasi adalah kecenderungan peningkatan harga barang dan jasa secara umum dalam perekonomian suatu negara atau wilayah. Kenaikan harga ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti peningkatan permintaan dan penawaran yang tidak seimbang, biaya produksi yang meningkat, atau terjadinya pengurangan pasokan. Inflasi dapat mempengaruhi daya beli konsumen, mengurangi nilai mata uang, dan memperkecil keuntungan perusahaan. Namun, inflasi yang moderat dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dengan memacu investasi dan mengurangi hutang.

Sementara itu, deflasi adalah kecenderungan penurunan harga barang dan jasa secara umum dalam perekonomian suatu negara atau wilayah. Penurunan harga dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti penurunan permintaan atau penawaran yang berlebihan. Deflasi dapat memperkuat daya beli konsumen karena mereka dapat membeli lebih banyak dengan uang yang sama, tetapi deflasi yang berkepanjangan dapat menyebabkan kenaikan pengangguran, kerugian perusahaan, dan kemerosotan ekonomi.

Bank sentral biasanya menggunakan kebijakan moneter, seperti pengaturan suku bunga dan jumlah uang beredar, untuk mengendalikan inflasi dan deflasi. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Namun, pengendalian inflasi atau deflasi juga dapat memiliki efek samping seperti melambatnya pertumbuhan ekonomi atau munculnya resesi. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kebijakan ekonomi yang tepat untuk mencapai tujuan jangka panjang yang diinginkan.

Follow channel telegram Rikopedia untuk dapat update analisa seputar investasi dan trading saham klik (disini  

Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi membership Rikopedia. Dengan join membership anda akan mendapat bimbingan trading saham dan update informasi yang berkualitas via group WhatsApp.  Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership detailnya sebagai berikut : Update saham yang masuk dan keluar portofolio Rikopedia .  Fokus trading 3-5 saham.  Analisa saham secara teknikal, fundamental & analisa makro. Update news, Sentimen, Trading plan, Money & risk management. Sharing ilmu dan strategy trading saham berdasarkan pengalaman Rikopedia sejak tahun 2008. Member bisa diskusi dan konsultasi portofolio. Biaya join membership Rp.500,000/Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari mulai tanggal konfirmasi pembayaran diterima dan aktifasi pertam

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bulan Maret minus 5 juta PTBA profit 123 juta BBTN profit 65 juta                                                         Porto