Langsung ke konten utama

Penyebab Saham Kena Delisting

 

Saham dapat dikeluarkan dari bursa efek atau delisting karena beberapa alasan, di antaranya:

  1. Pelanggaran aturan bursa efek: Bursa efek memiliki peraturan yang ketat yang harus diikuti oleh perusahaan publik yang terdaftar. Jika perusahaan melanggar aturan-aturan ini, bursa efek dapat mengambil tindakan untuk mengeluarkan saham perusahaan dari daftar perdagangan.

  2. Kinerja perusahaan yang buruk: Jika kinerja keuangan perusahaan buruk dan sahamnya terus merosot, investor dapat kehilangan minat dan kepercayaan pada perusahaan tersebut. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan mengalami kesulitan dalam memperoleh dana baru dari pasar modal, sehingga bursa efek memutuskan untuk mengeluarkan saham dari daftar perdagangan.

  3. Kehilangan status perusahaan publik: Perusahaan harus memenuhi persyaratan tertentu untuk mempertahankan statusnya sebagai perusahaan publik. Jika perusahaan tidak dapat memenuhi persyaratan ini, seperti tidak mematuhi aturan pelaporan keuangan, maka bursa efek dapat mengeluarkan saham perusahaan dari daftar perdagangan.

  4. Pengambilalihan atau peleburan: Jika perusahaan diakuisisi atau melebur dengan perusahaan lain, saham perusahaan tersebut dapat dihapus dari daftar perdagangan. Hal ini terjadi ketika perusahaan menjadi milik pribadi atau tidak lagi menjadi entitas publik.

  5. Keputusan manajemen perusahaan: Perusahaan dapat memutuskan untuk mengeluarkan saham dari daftar perdagangan karena alasan bisnis tertentu, seperti restrukturisasi atau penjualan bisnis utama perusahaan. Follow channel telegram Rikopedia untuk dapat update analisa dan stockpick saham pilihan klik link berikut telegram.me/rikopedia

Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi membership Rikopedia. Dengan join membership anda akan mendapat bimbingan trading saham dan update informasi yang berkualitas via group WhatsApp.  Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership detailnya sebagai berikut : Update saham yang masuk dan keluar portofolio Rikopedia .  Fokus trading 3-5 saham.  Analisa saham secara teknikal, fundamental & analisa makro. Update news, Sentimen, Trading plan, Money & risk management. Sharing ilmu dan strategy trading saham berdasarkan pengalaman Rikopedia sejak tahun 2008. Member bisa diskusi dan konsultasi portofolio. Biaya join membership Rp.500,000/Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari mulai tanggal konfirmasi pembayaran diterima dan aktifasi pertam

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bulan Maret minus 5 juta PTBA profit 123 juta BBTN profit 65 juta                                                         Porto