Rikopedia Market Desk
Data → Market → Sektor → Saham → Risiko → Strategi
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

Bersiaplah Dengan Currency Wars di Tahun 2025

 

Bersiaplah Dengan Currency Wars di Tahun 2025


CURRENCY WARS 2025

Jelang pelantikan trump tanggal 20 January dan antisipasi perang tarif dengan AS, China membiarkan Yuan terus terdepresiasi terhadap USD . Apakah Rupiah bakal ikut terseret pelemahan Yuan?

Bersiaplah Dengan Currency Wars di Tahun 2025

Dari data Rupiah punya korelasi sangat besar dengan pergerakan yuan. Pelemahan yuan potensi menyeret rupiah.

China terus mendevaluasi mata uangnya agar produk ekspor mereka tetap murah di pasar AS dan mengimbangi perang tarif dengan AS.

Currency wars atau "perang mata uang" antara China dan AS dapat menimbulkan dampak yang signifikan, baik secara global maupun terhadap ekonomi kedua negara. Berikut dampaknya:

1. Ketidakstabilan Ekonomi Global

Fluktuasi Nilai Tukar: Perang mata uang menyebabkan volatilitas nilai tukar yang mempersulit perdagangan internasional dan investasi.

Ketidakpastian Pasar: Investor global mungkin menghindari risiko, yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global.

2. Perdagangan Internasional Terganggu

Defisit dan Surplus Perdagangan: Jika salah satu negara sengaja melemahkan mata uangnya, hal ini dapat meningkatkan ekspor negara tersebut, tetapi merugikan negara lainnya.

Retaliasi Tarif: Selain manipulasi mata uang, negara mungkin merespons dengan memberlakukan tarif yang lebih tinggi, memperburuk perang dagang.

3. Dampak pada Ekonomi AS

Pelemahan Ekspor: Jika yuan dilemahkan, produk AS menjadi kurang kompetitif di pasar global.

Inflasi: Barang impor dari China menjadi lebih murah, tetapi jika terlalu banyak bergantung pada impor, ekonomi domestik AS dapat terpengaruh.

4. Dampak pada Ekonomi China

Arus Keluar Modal: Melemahnya yuan dapat menyebabkan investor menarik dana dari China karena takut akan ketidakstabilan.

Utang Luar Negeri Membengkak: Jika utang China dalam mata uang asing, pelemahan yuan akan meningkatkan beban utang.

5. Peningkatan Risiko Resesi

Perang mata uang yang berkepanjangan dapat memicu perlambatan ekonomi di kedua negara, bahkan membawa dampak resesi global.

6. Ketegangan Geopolitik

Kerusakan Hubungan Diplomatik: Perang mata uang dapat memperburuk hubungan antara AS dan China, memengaruhi stabilitas geopolitik secara keseluruhan.

7. Dampak pada Negara Lain

Negara Berkembang Terkena Imbas: Ketidakstabilan ekonomi di AS dan China dapat menurunkan permintaan barang dari negara berkembang.

Dolar AS Menguat: Negara-negara yang memiliki utang dalam dolar AS akan kesulitan jika nilai dolar menguat akibat perang mata uang.

Kesimpulan

Currency wars tidak hanya merugikan AS dan China tetapi juga memiliki konsekuensi luas bagi ekonomi global, terutama dalam hal stabilitas dan pertumbuhan jangka panjang.

Join membership Rikopedia klik di sini