Rikopedia Market Desk
Data → Market → Sektor → Saham → Risiko → Strategi
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

The Fed Masih Hawkish Apa Dampaknya?

 

The Fed Masih Hawkish Apa Dampaknya?

FOMC tadi malam The Fed masih hawkish ya.


Federal Reserve (The Fed) memutuskan tidak mengubah suku bunga acuannya, yaitu tetap pada kisaran 4,25% - 4,5%.


Dalam konferensi pers, Powell menegaskan bahwa belum ada keputusan untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan September. Ia mengatakan The Fed akan terus menganalisis data ekonomi termasuk dampak tarif terhadap inflasi & stabilitas ekspektasi inflasi jangka panjang.


The Fed masih hawkish, Arah suku bunga di bulan September akan sangat tergantung pada data ekonomi berikutnya.


Setelah testimoni powell tadi malam, probabilitas penurunan suku bunga pada bulan September turun dari 64% menjadi 46% (berdasarkan CME FedWatch Tool).


Dampak The Fed hawkish : USD menguat lagi, Gold koreksi, IHSG pullback ke support 72xx dulu.


The Fed Masih Hawkish Apa Dampaknya?


Baik Powell dan Trump punya sudut pandang yang benar. Powell masih konservatif terhadap inflasi sedangkan Trump mendorong pemangkasan suku bunga.


Pemerintah AS mengalami tekanan fiskal besar, sehingga suku bunga rendah diperlukan agar biaya pembiayaan utang tidak melonjak.


Sedangkan The Fed menurunkan suku bunga akan sulit karena inflasi masih ada, tapi tidak menurunkannya akan menambah beban fiskal.


Jika kedepan kebijakan fiskal lebih dominan mengendalikan atau membatasi kebijakan moneter The Fed dalam mengendalikan inflasi pelaku pasar akan mencari aset lindung nilai dari inflasi seperti emas, komoditas bisa juga bitcoin (store of value)