Rikopedia Market Desk
Data → Market → Sektor → Saham → Risiko → Strategi
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

Dua Pilihan Sulit Pemerintah: Pangkas Anggaran atau Naikkan Harga BBM Subsidi

 

Dua Pilihan Sulit Pemerintah: Pangkas Anggaran atau Naikkan Harga BBM Subsidi

Produksi minyak domestik terus menurun, sementara konsumsi energi dalam negeri terus meningkat. Akibatnya, ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak kini telah mencapai sekitar 65–68% dari total kebutuhan energi. Artinya, setiap lonjakan harga minyak global langsung memberi tekanan pada perekonomian Indonesia.  


APBN 2026 dibuat dengan asumsi harga minyak $70/barel. Jika harga minyak naik Setiap kenaikan $10/barel defisit bertambah ± Rp50 triliun (0.2% GDP).  


Kenaikan harga energi juga berpotensi memperlebar current account deficit, menekan nilai tukar rupiah, dan membatasi ruang Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga.


Rikopedia memperkirakan pemerintah punya dua opsi:


1️⃣ realokasi anggaran besar

2️⃣ menaikkan harga BBM subsidi