Reli Dolar AS (DXY) tertahan risiko utang AI US$2 triliun dan jatuh tempo obligasi US$8 triliun. Simak analisis likuiditas global dan prospek pasar modal. Dolar AS (DXY) memang memantul naik sekitar 3% dari titik terend…
Yield US Tembus 5,2%: Alarm Utang & Reli Emas China
Yield US 10Y sentuh 5,20% tertinggi 19 tahun. Defisit utang AS membengkak, China buang US Treasury dan borong emas. Cek implikasi ke pasar modal dan emiten. Surat utang AS tenor 10 tahun ( US 10-year Treasury yield ) me…
Yield US 10-Year Tembus 5,1%: Likuiditas Mulai Kering
Lonjakan yield US 10-year ke 5,11% dan ancaman krisis diesel global mematikan ekspektasi rate cut. Apa dampaknya bagi valuasi saham dan likuiditas pasar? Yield US 10-year Treasury melonjak ke level 5,11% dalam semalam d…
PFII Resmi Lahir: Ancaman atau Peluang bagi Pasar Modal?
UU PFII disahkan Juli 2026. Tax exemption 50 tahun, zero PPh badan, dan insentif family office — apa dampaknya bagi pasar modal dan investor Indonesia? Indonesia baru saja mengesahkan UU PFII (Pusat Keuangan Internasion…
BI Tahan Rate 5,75%, Tapi Badai Eksternal Mengintai
Fed naik 25 bps, Rupiah melemah 6,8% ytd, trade surplus anjlok 84%. Apa artinya bagi pasar obligasi dan ekuitas Indonesia? Bank Indonesia hampir pasti menahan BI Rate di 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur September 2026 — …
JCI Mau Rebound, Tapi Investor Asing Masih Ragu
Foreign investor mulai lirik Indonesia lagi, tapi belum yakin. Apa yang harus berubah agar JCI bisa balik ke level 2025? Ini analisisnya. Ada sinyal positif dari sisi foreign flow — net inflow asing tercatat US$155 juta…
Modal Australia US$815B, tapi di Indonesia Cuma 3%
Australia punya US$815 miliar modal di luar negeri, tapi porsi di Indonesia nyaris nol. Ini bukan soal peluang — ini soal missing link yang belum terjawab. Australia memegang US$814,9 miliar aset investasi di luar nege…
Asset Tokenization: Dari $10M ke $39B, Lalu ke Mana?
Pasar tokenized assets meledak dari $10bn ke $39bn dalam 20 bulan. Tapi secondary market masih sepi, regulasi fragmentatif. Ini bukan hype — ini infrastruktur. Pasar tokenized real-world assets (RWA) — di luar stablecoi…
Pasar Global September 2026: Beli atau Tunggu?
Earnings melebar ke Industrials & Financials, Jepang di-upgrade overweight, yield obligasi volatile tapi menarik. Peta aset global September 2026 dianalisis. Bond market sedang bergejolak, tapi itu bukan alasan untu…
Ekonomi China 2026: Rebound PMI, Tapi Ada Retakan
PMI manufaktur China rebound di Agustus 2026, tapi employment PMI melemah dan industrial profits terbelah dua. Apa artinya bagi investor? PMI manufaktur China rebound di bulan Agustus — baik versi RatingDog (51.5) maupu…
Bond Market 2026: Panik atau Peluang?
Yield obligasi global naik ke level tertinggi dalam dekade. Apa yang sebenarnya terjadi, dan apa artinya bagi investor? Analisis lengkap 10 pertanyaan kritis. Yield obligasi pemerintah global kembali menyentuh level ter…
UST Buybacks & INDOGB: Relief Sementara, Bukan Reset
US Treasury perbesar buybacks UST, tapi dampaknya terbatas. Bagaimana posisi INDOGB dan IDR di tengah tekanan yield global yang persisten? US Treasury baru saja menggandakan program buyback obligasi jangka panjang — dar…
Indonesia 5.29%: Tumbuh, Tapi Buffernya Menyempit
GDP Indonesia Q2 2026 melambat ke 5.29%, current account deficit tembus 3.3% GDP. Apa artinya bagi pasar saham dan Rupiah ke depan? GDP Indonesia tumbuh 5.29% YoY di Q2 2026 — angka yang masih solid, tapi turun dari 5.6…
Utang AS $40 Triliun: Bom Waktu Fiskal?
Utang pemerintah AS tembus $40 triliun untuk pertama kalinya. Beban bunga capai 20% dari penerimaan pajak — dan Swiss franc mulai jadi funding currency baru. Angka $40 triliun bukan sekadar rekor statistik. Utang federa…
LAC 2026: Produktivitas Stagnan, Peluang Nyata
Latin America dan Caribbean hadapi stagnasi produktivitas, utang publik tinggi, dan ketimpangan persisten — tapi ada peluang besar di sektor mineral kritis dan investasi swasta. Latin America dan Caribbean (LAC) masuk 2…
Sistem Moneter: Jebakan Negara Berkembang?
Tanpa sistem pembayaran internasional yang benar, negara berkembang membayar utang luar negeri dua kali lipat. Ini bukan teori—ini mekanisme nyata yang perlu dipahami investor. Ada satu kenyataan yang jarang dibahas dal…
Wisdom vs. Madness of Crowds: Pelajaran untuk Investor
Kapan pasar bersikap rasional dan kapan ia gila? Analisis mendalam soal crowd behavior di prediction markets, sports betting, dan pasar saham. Ada satu paradoks yang sudah digeluti para investor selama berabad-abad: bag…
Bandarmologi: Cara Baca Jejak Bandar di Pasar
Pahami fase akumulasi, breakout, dan distribusi dalam analisis bandarmologi — cara membaca pergerakan smart money di pasar saham Indonesia. Bandarmologi bukan sekadar mitos atau teori konspirasi. Di pasar saham Indonesi…
IDR190tn Jatuh Tempo SBN: Yield Turun atau Ilusi?
September 2026 akan jadi bulan jatuh tempo SBN terbesar dalam sejarah. Apakah ini cukup dorong yield INDOGB lebih rendah, atau ada faktor yang mengganjal? September 2026 akan mencatat rekor baru: sekitar IDR190tn SBN ja…
Arus Dana Juli 2026: Siapa Beli Apa?
Data kepemilikan Juli 2026 ungkap rotasi dari FMCG ke financials dan metals. Tekanan jual asing mulai mereda — ini saham yang jadi incaran investor lokal dan asing. Data ownership Juli 2026 memberikan sinyal yang cukup …