Langsung ke konten utama

Yield UST Turun Berikut Penyebabnya

 

Yield UST Turun Berikut Penyebabnya

Penyebab yield UST turun. Rontoknya harga saham Nvidia, salah satu raksasa teknologi AS, memicu aksi jual besar di Wall Street. Investor yang khawatir akan volatilitas di pasar ekuitas memilih untuk mengalihkan dana mereka ke aset yang lebih aman, seperti obligasi pemerintah AS.

Ketika banyak investor membeli US Treasury, harga obligasi naik, yang pada akhirnya menekan tingkat yield-nya turun. Ini adalah reaksi alami dalam mekanisme pasar obligasi—harga dan yield memiliki hubungan terbalik.

Saham2 technology AS yang sudah bubble or valuasinya super mahal mulai digoyang AI baru dari China Deepseek. Uang jumbo yang keluar dari saham tech AS bakal bergentayangan cari yield yang menarik dan tempat yang aman salah satunya ke US treasury.

Yield UST Turun Berikut Penyebabnya


Yield UST turun bakal diikuti penurunan Indo 10Y yield. Bond yield turun = IHSG naik. 

Hubungan Bond yield dengan Pasar Saham

Yield naik, pasar saham tertekan:

Ketika yield UST naik, artinya investor mengantisipasi inflasi yang lebih tinggi atau kebijakan moneter yang lebih ketat. Ini sering kali membuat investor berpindah dari saham ke obligasi karena obligasi menjadi lebih menarik dengan imbal hasil yang lebih tinggi.

Selain itu, kenaikan yield UST meningkatkan biaya pendanaan bagi perusahaan, yang dapat menekan laba perusahaan, terutama di sektor dengan leverage tinggi.

Yield turun, pasar saham menguat:

Yield yang rendah menunjukkan suku bunga rendah, yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di pasar saham. Sektor teknologi dan growth stocks sering diuntungkan dalam situasi ini.


Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi Membership Rikopedia. Komunitas edukasi untuk memahami pasar saham secara lebih terstruktur, rasional dan berbasis data. Dipandu langsung via whatsapp oleh Rikopedia praktisi pasar modal dengan pengalaman trading dan investasi sejak tahun 2008 Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership sebagai berikut : Market outlook &  pembahasan studi kasus saham dari sisi teknikal, fundamental dan makro ekonomi. Data paling update & info berkualitas tentang pasar saham. Edukasi mengenai risk management, Money management, Trading psychology dan intermarket analysis. Member bisa tanya jawab langsung dengan Rikopedia lewat whatsapp. Biaya membership Rp. 500,000/ Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari ...

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bul...