Top 10 saham S&P 500 menyumbang 79% pertumbuhan EPS Q2 2026. GOOGL dan NVDA dominan, tapi proyeksi 2027 justru membalik tren ini. Angka pertumbuhan earnings S&P 500 terlihat solid di permukaan — tapi ketika …
79% EPS S&P 500 dari 10 Saham Saja
Di Q2 2026, 10 perusahaan menanggung 79% pertumbuhan EPS S&P 500. GOOGL sendirian berkontribusi 28 poin. Seberapa rapuh struktur laba indeks ini? Angka ini cukup mengejutkan: di Q2 2026, sepuluh perusahaan menan…
INKP 2Q26: Laba Melonjak tapi Ada Jebakan Forex
Ada angka yang bikin mata langsung terbelalak di laporan keuangan INKP kuartal kedua 2026: laba bersih naik +816% year-on-year . Ratusan persen. Angka yang kalau dibaca sekilas terasa seperti jackpot. Tapi tugas seorang…
EPS S&P 500 45%: Ilusi atau Fakta?
EPS S&P 500 Q2 2026 melonjak 45%, tapi tanpa other income dari mega-cap tech angkanya hanya 26%. Apa artinya bagi valuasi pasar AS? Headline earnings season Amerika terdengar luar biasa: EPS S&P 500 tumbuh 45% Y…
INKP: Laba Melonjak, Tapi Bukan dari Operasional
Earnings INKP naik 27% di 2026, tapi hampir seluruhnya dari FX gain. Operasional justru melemah. Karawang jadi taruhan besar di 4Q26. Ada yang menarik dari update terbaru INKP — earnings estimate 2026 dinaikkan cukup si…
Triple Breadth: Sinyal Awal Siklus atau Jebakan?
Market, earnings, dan macro breadth melebar bersamaan. Ini bukan kebetulan — ini sinyal struktural yang jarang terjadi. Tapi ada dua caveat besar yang perlu dicermati. Yang paling informatif dari kondisi pasar saat ini …
BRMS Q2 Lemah, Revisi Target Wajar
Performa Q2 BRMS di bawah ekspektasi. Apa artinya bagi trader dan investor yang memegang saham ini? Kinerja keuangan BRMS di kuartal kedua 2026 tidak sesuai harapan. Dengan earnings momentum yang melemah, strategi y…
Kinerja BBCA 1H: Laba Tumbuh Tipis di Tengah Kompresi NIM
Laba bersih BBCA tumbuh tipis 1,7% y/y menjadi Rp29,5 triliun pada 1H. Simak analisis mengenai kompresi NIM, kualitas aset (NPL), dan konsensus analis. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan pertumbuhan bottom-line …