Langsung ke konten utama

Merdeka Copper Gold: Performa Q3 2025 Melonjak, Didukung Kenaikan Harga dan Volume Produksi

Emiten tambang terdiversifikasi Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatatkan kinerja operasional yang kuat pada kuartal III-2025. Pendapatan perusahaan mencapai US$443 juta, naik 26% secara kuartalan (QoQ), ditopang oleh semua lini bisnis termasuk nikel, emas, dan tembaga.

Pertumbuhan Solid di Semua Segmen


Selama sembilan bulan pertama 2025, MDKA berhasil membukukan pendapatan US$1,3 miliar atau melonjak 229% dibanding periode yang sama tahun lalu. 

Kinerja cemerlang ini didorong oleh kombinasi kenaikan harga komoditas global dan volume produksi yang meningkat, terutama dari lini nikel yang mulai memberikan kontribusi signifikan. Kami memproyeksikan kontribusi unit bisnis Merdeka Battery Materials (MBMA) akan semakin besar di Q4 2025 seiring beroperasinya kembali tambang high-grade nickel.


Segmen Emas: Volume dan Harga Naik Serempak


Produksi emas tumbuh +30% QoQ menjadi 29,6 ribu ons, dengan tambahan output sekitar 25,3 ribu ons dari kuartal sebelumnya. Harga jual rata-rata (ASP) naik +29% QoQ ke level US$3.3 ribu/oz. Margin kas per ons emas juga meningkat signifikan, walau biaya tetap mengalami kenaikan moderat. implementasi Fleet Management System baru telah membantu efisiensi operasional.


Segmen Tembaga: Produksi dan Harga Sama-Sama Menguat


Produksi tembaga melonjak +74% QoQ menjadi 3,2 kt, dengan harga jual rata-rata naik +3% QoQ ke US$9,6 ribu/kt. Kinerja ini mendorong lonjakan kas perusahaan hingga US$163 juta, naik 116% QoQ. MDKA juga berhasil memproses 423,6 kt material tembaga dan mempersiapkan operasi heap leaching lanjutan di area Wetar hingga akhir 2027.


Prospek Ke Depan


EBITDA MDKA Q3 2025 berada di kisaran US$120–130 juta, naik hingga 50% QoQ. Dengan prospek harga komoditas yang masih kuat dan ekspansi produksi yang berlanjut, MDKA diperkirakan tetap berada pada jalur pertumbuhan positif hingga akhir tahun.


Kinerja impresif Merdeka Copper Gold pada Q3 2025 menegaskan posisi perusahaan sebagai salah satu pemain utama di sektor tambang Indonesia. Dengan diversifikasi bisnis ke nikel, emas, dan tembaga serta efisiensi operasional yang meningkat, MDKA siap menghadapi kuartal berikutnya dengan optimisme tinggi.





Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi Membership Rikopedia. Komunitas edukasi untuk memahami pasar saham secara lebih terstruktur, rasional dan berbasis data. Dipandu langsung via whatsapp oleh Rikopedia praktisi pasar modal dengan pengalaman trading dan investasi sejak tahun 2008 Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership sebagai berikut : Market outlook &  analisa saham dari sisi teknikal, Fundamental dan makro ekonomi. Update data & info berkualitas seputar trading saham. Edukasi tentang money & risk management. Member bisa tanya jawab langsung lewat whatsapp. Biaya membership Rp. 500,000/ Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari mulai tanggal konfirmasi pembayaran diterima. Setelah melakukan pembayaran harap melakuka...

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bul...