Yield acuan AS tembus 5,3%. Beban defisit anggaran dan emisi utang AI sebesar US$500 miliar memicu perebutan likuiditas di pasar obligasi global. Key Takeaways Yield US Treasury tenor 10 tahun menyentuh 5,3% dan 30 …
Kategori: saham-global
ROE Asia Menuju 16,8%: Saatnya Rotasi dari Dolar AS
Bursa global bertahan dekat puncak. Saat ekspektasi bunga AS berlebihan dan dolar dinetralkan, valuasi Asia dan rantai pasok AI makin menarik. Key Takeaways Posisi USD diturunkan ke netral menyusul ekspektasi pasar…
Yield US Treasury Tembus 5%: Pasar Terlalu Pesimis?
Yield US Treasury 10-tahun menyentuh 5%. Pasar mengantisipasi tiga kenaikan suku bunga lagi, padahal inflasi inti melandai ke 2,5%. Cek strategi portofolionya. Key Takeaways Yield US Treasury tenor 10-tahun menyentu…
Capex AI Tembus $750B: Saatnya Rotasi dari Big Tech?
Belanja modal AI tembus USD 750 miliar dan menggerus arus kas Big Tech. Simak peta rotasi ke sektor finansial, energi, kredit BBB/BB, dan emas. Panduan capital expenditure (capex) korporasi hyperscaler global kini …
Earnings vs. Suku Bunga: Siapa Menang di Pasar Global?
Fed masih hawkish, oil mendekati USD 100/bbl, tapi earnings global tetap kuat. Ini analisis lengkap arah pasar saham, obligasi, dan FX untuk Q4 2026. Satu kalimat yang merangkum kondisi pasar global saat ini: earnin…
Rally Saham Global Masih Aman? Ini 4 Risikonya
Minyak di atas $100, suku bunga naik, utang pemerintah menggunung — tapi equity rally diprediksi lanjut. Bedah 4 risiko terbesar dan apa artinya buat portofolio. Brent crude tembus USD 100 per barel. Fed dan ECB sam…
Yield 5%, Fed Naik Suku Bunga: Saatnya Panik?
Fed naik suku bunga, yield US Treasury tembus 5%, dan AI butuh $7,5 triliun dana. Apa artinya bagi portofolio investor? Ini analisisnya. Fed baru saja menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun — dan pa…
Saham vs Obligasi: Siapa Menang di Era AI?
Yield obligasi tinggi dan ERP menyusut, tapi pasar saham bertahan. Bagaimana memposisikan portofolio saat multiple expansion tidak lagi bekerja? Pasar finansial global sedang berada di titik persimpangan yang tidak bia…
Q4 2026: Rally Masih Lanjut, Tapi Ada Jebakan
Earnings broadening, AI monetisation, dan Asia comeback — tapi bond volatility dan Fed uncertainty bikin navigasi Q4 2026 tidak sesederhana kelihatannya. Kalau ada satu hal yang konsisten mengejutkan pasar sepanjang 202…
AI-celeration: 4 Prioritas Investasi Q4 2026
Dari AI monetisation hingga Asia's innovation, ini 4 prioritas investasi Q4 2026 yang perlu dicermati — plus risiko yang sering diabaikan investor. Satu hal yang menarik dari lanskap investasi saat ini: pasar sudah …
NVDA Tambah $500B Market Cap Sehari, Fed Panik?
Nvidia cetak rekor market cap terbesar dalam sehari, Fed Warsh hawkish di Jackson Hole, yield curve flatten, dan AI capex hyperscaler dipercepat ke 2027. Minggu lalu jadi salah satu minggu paling padat sinyal di pasar g…
Bank Saham Global Juli 2026: Serangan Balik Dimulai
Oil turun ke $75/bbl, Fed hawkish tapi mungkin bluffing, dan bank global mulai ofensif. Ini peta investasi global yang perlu dicermati sekarang. Konflik Iran yang sempat menutup Selat Hormuz selama berbulan-bulan akhirn…
S&P 500 Naik 45%? Setengahnya Ilusi
EPS S&P 500 terlihat meroket 45%, tapi strip out paper gains Big Tech dan angkanya langsung kolaps ke 26%. Plus: sinyal manufaktur, utang AI $2.6 triliun, dan China borong emas. Musim earnings kali ini ramai dipuji …
Q3 2026: Dunia Nominal Lebih Tinggi, Siapa yang Diuntungkan?
Analisis asset allocation global Q3 2026: ekuitas AS overweight, duration underweight, AI CapEx melonjak 36%, dan mengapa Europe masih tertinggal. Pertanyaan investasi terbesar di 2026 bukan soal apakah pertumbuhan akan…
PMI Global Menguat, Tapi Saham Masih Layak Beli?
ISM Manufacturing AS tembus 55.6, tertinggi sejak 2022. Tapi dengan inflasi di 5.1% dan yield 30-tahun di level 2007, apakah equities masih worth it? ISM Manufacturing AS untuk Juli 2026 naik 2.3 poin ke 55.6 — angka te…