Cara trading saham yang benar

"Saya kaya karena saya tahu ketika saya melakukan kesalahan. 
Pada dasarnya saya bertahan hidup dengan mengakui kesalahan saya"
George soros

Kita sering mendengar banyak trader mengalami loss saat trading saham. Banyak trader yang tidak menjalankan trading dengan cara yang benar sehingga mengalami loss / gagal. Kali ini saya akan membahas apa saja yang menyebabkan seorang trader mengalami kegagalan dalam trading saham sehingga anda tidak perlu mengalami hal yang sama. Saya ingin berbagi pengalaman saya selama 8 tahun di bursa saham untuk anda. 

Beberapa faktor yang menyebabkan trader saham gagal ? 
  1. Tidak memiliki keahlian (skill) dan pengetahuan (knowledge) modal nekat
  2. Belum memahami tentang psikologi trading
  3. Tidak memiliki pengetahuan mengenai money management
  4. Tidak mau mengakui kesalahan dan membiarkan kerugian
  5. Tidak sabaran
Apa saja yang perlu anda persiapkan supaya sukses dalam trading saham

A. Tingkatkan skill dan pengetahuan anda

Cara trading saham yang benar

Trading saham jangan hanya modal nekat. Usahakan memiliki bekal ilmu yang mencukupi. Perbanyak membaca buku, ikut seminar atau gathering dengan senior trader supaya meningkatkan pengetahuan anda tentang trading saham.

B. Psikologi trading

Cara trading saham yang benar

  • Semakin anda disiplin dengan dengan sistem dan strategi trading anda maka market akan menghargai anda dengan keuntungan. Penetapan cutloss wajib dalam trading saham saat anda salah. 
  • Saat anda sudah dalam posisi profit usahakan melindungi profit anda dengan trailing stop. Trailing Stop berfungsi untuk mengunci Profit anda. Cara kerjanya, trailing stop akan membuat stoploss anda terus bergerak naik mendekati harga sekarang pada jarak harga tertentu. Sehingga jika memasang trailing stop walaupun stoploss itu tersentuh, hasilnya tetap profit karena stoplossnya telah bergerak melewati harga pembukaan posisi.
  • Jalankan sistem trading dengan disiplin
  • Jangan tunggu sampai loss anda semakin besar dengan membiarkan harga bergerak melebihi titik & point Cut Loss anda. Konsisten dengan psikologi trading dengan tidak merubah Cut Loss yang sedari awal ditetapkan. Anda harus sudah mempersiapkan untuk loss sampai titik & point Cut Loss anda begitu masuk pasar. 
  • Dengan melakukan analisa/ riset anda telah mengurangi dan bahkan menghilangkan sisi spekulasi sisi judi dalam trading. Tidak ada yang menjamin anda tidak akan mengalami kerugian dengan anda melakukan analisa. Namun tidak ada yang menjamin anda akan untung dengan melakukan spekulasi dan hanya duduk berdoa dan berharap.
  • Keuntungan yang terbaik adalah keuntungan yang didapat sedikit demi sedikit yang sesuai dengan target yang realistis. Memang kita semua mengharapkan keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun seiring dengan pengembangan kalimat psikologi trading “High Risk High Return” yaitu “Fast High Return Fast High Risk”. Rome Wasn’t Build In A Day
  • Trader yang hebat bukanlah trader yang tidak pernah salah dan tidak pernah loss. Trader hebat adalah trader yang dapat membuat strategi yang bagus dan dapat mengikuti rencana dia dengan baik. Setup psikologi trading anda bahwa semua traders hebat pasti pernah rugi dan salah. Bahkan mereka percaya bahwa mereka hebat karena mereka pernah rugi dan pernah kalah.
  • Psikologi trading terakhir, hanya ada dua peraturan yang perlu trader patuhi dari mulai masih belajar trading. Pertama: Pasar Selalu Benar. Kedua: Ingat Peraturan Pertama.
C. Risk management dan Money management

Cara trading saham yang benar

Risk management alias manajemen resiko. Resiko merupakan bagian yang tak perpisahkan dari setiap bisnis. Tidak ada bisnis yang bebas dari resiko. Ingatlah hal ini. Dengan demikian, pengetahuan mengenai manajemen resiko dan manajemen modal yang baik mutlak diperlukan. 

Manajemen resiko adalah mengenai meminimalkan resiko dengan tujuan memaksimalkan peluang keuntungan. Dengan menerapkan manajemen resiko yang baik, Anda akan memiliki kontrol penuh atas uang Anda. Dibantu dengan manajemen modal yang baik, manajemen resiko akan membantu Anda untuk “menjinakkan” pasar yang liar.

Trading itu ibarat permainan catur. Anda tidak bisa memprediksi seratus persen akurat langkah apa yang akan diambil oleh lawan Anda. Begitu juga dengan trading. Anda tidak akan bisa mengetahui dengan pasti ke mana harga akan bergerak bahkan dalam satu jam ke depan. Salah satu penyebab kegagalan para trader pemula adalah ketidaktahuan mengenai dasar manajemen resiko yang baik.

Ada 2 metode risk management tools, yaitu: cut loss, switching
  • Cut Loss Teknik ini dilakukan dengan cara menutup transaksi yang merugi sesegera mungkin dengan tujuan untuk menghindari resiko kerugian yang lebih besar.
  • Switching Teknik dilakukan dengan cara menutup posisi yang rugi dan segera mengambil posisi baru di saham yang lebih baik.
Money management

Money management adalah bagian terpenting dalam trading saham. Trader dengan teknik trading saham yang biasa-biasa saja tapi memiliki money management yang baik akan mampu menghasilan profit lebih konsisten jika dibandingkan dengan trader yang tidak memiliki money management. 

Sebenarnya ada banyak cara mengelola uang Anda, namun kuncinya tetaplah pembatasan resiko. Berikut ini adalah salah satu metode manajemen modal yang bisa Anda terapkan.
  1. Jangan menempatkan modal pada satu keranjang. Sebagai trader anda wajib melakukan diversifikasi. misalnya anda mempunyai modal 100 juta lakukan diversifikasi pada 5-6 saham yang berbeda. Jangan full posisi pada satu saham.
  2. Batasi resiko maksimal modal anda 10%. Jika modal anda sudah loss 10% dalam trading, anda wajib berhenti dalam trading saham. Anda wajib mengubah sistem trading anda. 
  3. Trading dengan modal siap loss. jangan trading dengan modal yang tidak siap loss apalagi dengan hutang atau margin. 
  4.  Gunakan risk reward rasio yang bagus. dengan risk reward rasio yang baik anda akan tetap untung walau anda mengalami beberapa kesalahan trading. contohnya seperti ini.Pada 10 kali trading dengan risk reward rasio 3% : 10%  anda masih tetap profit walau anda cutloss 5 kali. Risk reward rasio 3% : 10% artinya jika posisi salah anda akan kehilangan 3% jika anda benar anda akan profit 10%.   Sederhananya usahakan loss sekecil mungkin saat salah, dan usahakan profit sebesar mungkin saat benar. 
Dapatkan update analisa saham dari kami dengan join member premium disini 
Channel telegram disini
Facebook fanpage rikopedia disini








Comments

Popular posts from this blog

Member premium Rikopedia research

Analisa fundamental tehnikal saham KBLI

Level entry saham BUMI