Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2023

Asing Potensi Masuk IHSG Lagi

US10Y treasury yield terus turun, USD terus melemah, Rupiah menguat, Foreign inflow ke IHSG estimasi akan terus naik

Riset Saham BBTN

  MACQUARIE | BBTN  3Q23 PATMI Rp839b, +25% QoQ. 9M23 Rp2.3t, up 2% YoY. 12 month target price 1780 MANSEK | BBTN 9M23 Results: Stable Earnings Amidst Higher CoF. TP 1800

Cara Membuat Trading Plan Saham

Trading plan adalah rencana yang dibuat oleh investor atau trader sebelum melakukan transaksi saham. Trading plan berisi kriteria-kriteria yang harus dipenuhi oleh saham yang akan dibeli atau dijual, seperti harga, volume, indikator teknikal, dan faktor-faktor fundamental. Trading plan juga mencakup strategi manajemen risiko, seperti menentukan level stop loss dan target profit, serta ukuran posisi yang sesuai dengan modal dan toleransi risiko. Trading plan sangat penting untuk membantu investor atau trader membuat keputusan yang objektif, rasional, dan konsisten di pasar saham. Trading plan juga dapat mengurangi pengaruh emosi, seperti ketakutan, keserakahan, harapan, dan penyesalan, yang sering mengganggu proses trading. Dengan trading plan, investor atau trader dapat mengikuti rencana yang telah disusun sebelumnya, tanpa terpengaruh oleh kondisi pasar yang fluktuatif dan tidak pasti. Untuk membuat trading plan yang efektif, investor atau trader harus mempertimbangkan beberapa hal, a

Saham BBTN Tembus MA200

  Saham BBTN tembus MA200  Disclaimer on. Bukan rekomendasi buy hold sell saham. Riset saham BBTN dari CLSA, SUCOR dan MACQUARIE 

Valuasi Saham Bank di Indonesia

 Indonesia bank valuations. Source : Macquarie Research

Bulan Desember Seasonality US Dollar Cenderung Turun

  Bulan Desember Seasonality US Dollar Cenderung Turun

The Raising Season

 Masuk bulan November mayoritas pasar saham global rebound.  Seasonality pasar saham bulan November - April cenderung naik (The raising season) Bulan Desember = Window dressing  Bulan Januari = January effect  Bulan Feb-Maret = Earnings season, RUPST  Bulan April = Musim dividen

Penjelasan Tentang Window Dressing di Pasar Saham

  Window dressing adalah strategi yang dilakukan oleh manajer investasi untuk meningkatkan kinerja portofolio mereka menjelang akhir periode pelaporan, seperti kuartal atau tahun. Strategi ini melibatkan menjual saham-saham yang berkinerja buruk dan membeli saham-saham yang berkinerja baik, sehingga portofolio tampak lebih menarik bagi investor atau pemegang saham. Tujuan dari window dressing adalah untuk meningkatkan reputasi dan kepercayaan manajer investasi, serta menarik dana baru dari investor. Window dressing juga dapat membantu manajer investasi menghindari kritik atau pertanyaan dari investor atau regulator tentang pilihan investasi mereka. Window dressing dapat memberikan kesan positif bagi portofolio, tetapi juga memiliki beberapa kelemahan. Pertama, window dressing dapat menimbulkan biaya transaksi yang tinggi, karena manajer investasi harus menjual dan membeli banyak saham dalam waktu singkat. Kedua, window dressing dapat mengurangi diversifikasi portofolio, karena manajer

Trend marketing sales emiten property di tahun pemilu

  Trend marketing sales emiten property di tahun pemilu cenderung naik

Performance Sektor di BEI Before & After Pilpres

Data performance sektor di BEI before dan after pilpres di tahun 2004, 2009, 2014 dan 2019. Sektor property cenderung positif before dan after pilpres Source : CGS-CIMB RESEARCH

Goldman sachs : 2024 US Equity Outlook

  Trading map S&P 500 dari forecast goldman sachs. Goldman Sachs US Portfolio Strategy S&P 500 price targets: The path to 4700 at year-end 2024 report lengkapnya download disini

IHSG V-shaped recovery

  V-shaped recovery. Candle IHSG masih tertahan di area resistance jika bisa breakout potensi rally ke fibonacci 161.8% di level 72XX Teori V-shaped recovery

CLSA : Global Themes 2024

  Tahun depan proyeksi dari CLSA likuiditas bakal meningkat. CLSA : Global Themes 2024. Report dari CLSA yang baru rilis hari ini lengkapnya klik disini

Asing Sebulan Terakhir Keluar Dari IHSG Sebesar 6.4 Triliun

  Sebulan terakhir asing masih keluar dari IHSG. Foreign outflow sebulan terakhir 6.4 triliun. Jika US dollar dan yield UST terus turun estimasi foreign outflow akan berkurang

Fed Pause Dampaknya US Dollar Akan Turun, Rupiah Menguat

  Dari data CME bulan Desember dan January probability Fed tidak akan naikan suku bunga. Fed pause dampaknya US Dollar akan cenderung turun.  US dollar dalam trend turun. Secara teknikal Rupiah potensi menguat ke level 151xx kisaran fibonacci 61.8% Sektor yang diuntungkan penguatan rupiah salah satunya adalah sektor property. Baca detail analisa sektor properti disini sektor property

6 Bias Dalam Trading Saham

  Bias dalam trading adalah kecenderungan atau pandangan yang dapat memengaruhi keputusan trading tanpa mempertimbangkan secara objektif data atau informasi yang sebenarnya. Bias ini dapat merugikan karena dapat mengarah pada keputusan yang kurang rasional dan tidak didasarkan pada analisis pasar yang tepat. Berikut adalah beberapa bias umum dalam trading dan cara mengatasinya: 1. Bias Konfirmasi (Confirmation Bias):  Kecenderungan untuk mencari atau memperhatikan informasi yang memvalidasi keyakinan atau pandangan yang sudah ada, dan mengabaikan informasi yang bertentangan.  Cara Mengatasinya: Selalu mencari dan mempertimbangkan informasi dari berbagai sumber. Evaluasi ide trading secara objektif dan terbuka terhadap informasi yang mungkin bertentangan dengan pandangan Anda. 2. Bias Pengambilan Keputusan Emosional: Mengambil keputusan trading berdasarkan emosi seperti keserakahan (greed) atau ketakutan (fear), bukan pada analisis dan strategi yang rasional. Cara Mengatasinya: Tetap di

Kalkulator Investasi

Cara menggunakan kalkulator investasi di bawah ini dengan memasukkan nilai investasi awal, tingkat pengembalian, dan jangka waktu, lalu mengklik tombol "Hitung". Setelah itu, kalkulator akan menghitung dan menampilkan nilai investasi akhir beserta keuntungan yang diperoleh. Kalkulator Investasi Kalkulator Investasi Investasi Awal : Tingkat Pengembalian (%): Jangka Waktu (tahun): Hitung

Target Penguatan Rupiah & Sector Yang Diuntungkan

Target penguatan Rupiah US dollar index (DXY) terus turun merespon turunnya data inflasi AS. Melemahnya USD membuat rupiah dalam trend menguat. Secara teknikal Rupiah peluang menguat terhadap USD kisaran fibonacci 61.8% di level 151xx. sektor yang diuntungkan penguatan Rupiah Perhatikan data di atas, Salah satu sektor di BEI yang diuntungkan penguatan Rupiah adalah sektor property. Ulasan detail mengenai sektor property silahkan baca di sini 

Hubungan Fed Rate Dengan Pergerakan USD

  US Dollar index (DXY) terus turun seperti estimasi Rikopedia tanggal 7 November. Dari data saat Fed pause kemudian pivot momentum US dollar cenderung turun

Money market funds assets sentuh rekor US$ 5.73 triliun

  Money market funds Money market funds assets sentuh rekor US$ 5.73 triliun. Penyebab likuiditas di market kering karena uang banyak ngendon di money market funds.  5 faktor penggerak market :  1. Earnings  2. Likuiditas ✅  3. Valuasi  4. Suku bunga  5. Sentimen

Bulan Desember Pasar Saham Cenderung Menguat

  Dari data 20 tahun terakhir IHSG selalu ijo pekat di bulan Desember hanya merah sekali di tahun 2022 kemarin. Bulan Desember dan Januari pasar saham cenderung menguat karena ada ritual window dressing dan January effect.  IHSG akan menguji resistance 7026. Jika bisa breakout cerita chart akan menjadi uptrend

Trimegah strategy | Election Spending as an Important Theme

  Trimegah : Our economist estimates ~Rp140trn of election campaign fund (0.8% of GDP) assuming only 1 election period. Dapatkan report lengkap dari trimegah disini

Morgan Stanley | 2024 Global Economics Outlook : The Last Mile

Report PDF lengkap 2024 "Global Economics Outlook" dari Morgan Stanley dapatkan klik disini

Chart IDX Property Menembus Garis Downtrend & Ulasan Mengenai Katalis Positifnya

Sebelumnya di channel telegram Rikopedia sudah membahas potensi sektor property tembus downtrend line, Akhirnya hari ini terkonfirmasi breakout seperti estimasi Rikopedia. Setelah rilis data inflasi AS rupiah menguat signifikan membuat mayoritas saham terbang termasuk saham sektor property. Saham pilihan Rikopedia yaitu SMRA hari ini naik +6.09%. Berikut katalis positif saham sektor property :  Penguatan rupiah dampak melemahnya dollar setelah rilis data inflasi yang turun di bawah konsensus yang membuat peluang The Fed naikan suku bunga lagi semakin kecil. Fed pause cenderung diikuti penurunan USD. Lihat data di bawah ini The Return of VAT Discounts.  Momentum for property; strong 3Q23 marketing sales; October launches. Growing marketing-sales by +60% QoQ and +12% YoY are great achievements by the CTRA, PWON and SMRA. This is more evidence that the Indonesian property market is enjoying sustainable demand from real home-end buyers. It does not stop here. The ‘October Party’ has just s

Uang Terus Mengalir Masuk ke AS

  Aliran dana terus bergerak masuk ke AS .  Sumber: Michael A. Arouet, Goldman Sachs

Ketika Sang Legenda "Big Short" Salah Memprediksi Arah Market

Bahkan sang legenda "Big short" michael burry bisa salah memprediksi arah market. Selalu siapkan banyak skenario di market. What if, what if, what if, What if, What if

Rebalancing MSCI NOVEMBER 2023

MSCI NOVEMBER 2023 INDEX REVIEW Announcement date : November 14, 2023, All changes will be made as of the close of November 30, 2023, Effective date December 01, 2023 INDONESIA MSCI Global Standard Indexes List *Additions* : AMMN *Deletions* : INCO MSCI Small Cap Indexes List *Additions* : ARTO, EMTK *Deletions* : BBYB, BUMI, PTPP, TINS, WIKA NEXT February 2024 Index Review o Announcement date: February 12, 2024   o Effective date: March 01, 2024 (Listri, Source : MSCI - Disclaimer On)

Good News Inflasi AS Turun Pasar Saham Meroket

  GOOD NEWS‼️ Angka inflasi AS turun ke level 3.2% di bawah konsensus. US 10Y treasury yield langsung anjlok, Dollar index turun, Indeks futures loncat. Rupiah dan IHSG potensi lanjut menguat 🚀 Efek domino turunnya angka inflasi AS : US 10Y treasury yield anjlok, US Dollar anjlok, Pasar saham US ijo pekat, Rupiah & IHSG peluang meroket, Saham property potensi terbang 🚀 US dollar index anjlok good news buat rupiah dan saham property

Saham SMRA Potensi Membentuk Pattern Inverse Head & Shoulders

      Saham SMRA p otensi membentuk pattern inverse head and shoulders.

Goldman sachs : Global Markets Outlook 2024 | Towards a Better Balance.

  Goldman sachs : Global Markets Outlook 2024 | Towards a Better Balance.  "Salah satu tema investasi dari Goldman Sachs: Inflasi AS sudah mendekati target, tidak ada resesi, pasar sudah dihargai (priced in) dengan kondisi soft landing." Report PDF lengkapnya download disini

Saham PGAS : From Deep Value into Value Trap

  Report lengkap saham PGAS dari DBS dengan judul "From Deep Value into Value Trap" bisa dapatkan disini

Cara Membaca Momentum Dalam Trading Saham

Cara membaca momentum dalam trading saham . Momentum adalah kecepatan pergerakan harga saham dalam suatu periode waktu. Momentum dapat digunakan sebagai indikator untuk mengetahui arah dan kekuatan tren, serta titik balik atau reversal. Dengan membaca momentum, trader dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk masuk atau keluar dari pasar. Ada beberapa cara untuk mengukur momentum, salah satunya adalah dengan menggunakan indikator teknikal seperti Moving Average Convergence Divergence (MACD), Relative Strength Index (RSI), Stochastic Oscillator, dan lain-lain. Indikator-indikator ini dapat memberikan sinyal beli atau jual berdasarkan kondisi overbought atau oversold, divergensi, atau crossover. Berikut adalah beberapa langkah untuk membaca momentum dalam trading saham: 1. Tentukan periode waktu yang ingin Anda analisis, misalnya harian, mingguan, atau bulanan. 2. Pilih indikator momentum yang sesuai dengan gaya trading Anda, misalnya MACD untuk tren jangka panjang, RSI untuk tren ja

Chart Weekly Candle IHSG Masih di Range Sideways

 Chart weekly IHSG terlihat jelas candle IHSG masih terjebak di range sideways

Pasar Saham Kembali Mode Bullish

The raising season (Nov-April). Bullish kembali dominan, Indeks S&P 500 kembali di atas MA200,100,50

Yang Harus Dipelajari Dalam Intermarket Analysis

Intermarket analysis adalah salah satu teknik analisis yang digunakan oleh para trader dan investor untuk memahami hubungan antara berbagai pasar keuangan, seperti pasar saham, pasar obligasi, pasar komoditas, dan pasar mata uang. Dengan menggunakan intermarket analysis, kita dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan harga di masing-masing pasar, serta mengidentifikasi peluang trading yang muncul dari korelasi antar pasar. Intermarket analysis didasarkan pada asumsi bahwa semua pasar keuangan saling terkait dan saling mempengaruhi satu sama lain. Misalnya, kenaikan harga minyak mentah dapat berdampak pada kinerja saham-saham sektor energi, inflasi, suku bunga, nilai tukar mata uang, dan permintaan emas. Dengan demikian, kita dapat menggunakan informasi dari satu pasar untuk membantu kita menganalisis dan memprediksi pergerakan harga di pasar lain. Untuk melakukan intermarket analysis, kita harus mempelajari beberapa hal berikut: - Konsep dasar intermarket analysis, ya