Portofolio Rikopedia klik disini
Cara join membership klik disini

Analisa value saham AISA

Analisa value saham AISA. PT.Tiga pilar sejahtera food Tbk adalah salah satu perusahaan sektor consumer goods sub sektor makanan dan minuman dengan kapitalisasi market sebesar 6.9 trilliun rupiah. Sudah berdiri secara resmi sejak tahun 1992. Produk AISA yang paling terkenal adalah makanan ringan anak-anak TARO dan mie kremez. Perusahaan  diawal usahanya memproduksi bihun dan mie kering kemudian pada tahun 1995 perusahaan melakukan ekspansi dengan mendirikan pabrik baru dikarang anyar jawa tengah. kemudian perusahaan ditahun 2000 melakukan ekspansi bisnis lagi dengan mendirikan pabrik baru dengan luas 25 ha di sragen jawatengah. Dipabrik ini perusahaan mulai menambah produk yang dibuat selain bihun dan mie kering tetapi juga mie instan, biskuit, dan snack. Kemudian pada tahun 2003 perusahaan resmi berganti nama PT. Tiga pilar sejahtera foods Tbk dan terdaftar menjadi perusahaan publik dengan kode saham AISA  melalui backdoor listing setelah mengakuisisi PT.Asia inti selera yang merupakan pabrik yang memproduksi mie telor dengan brand ayam 2 telor. Sektor usaha AISA adalah dibidang usaha industri mie kering,mie instan,bihun, biskuit,snack,permen,pengolahan dan distribusi beras serta perkebunan kelapa sawit. untuk mengelola usaha-usaha tersebut perusahaan memiliki tiga divisi usaha yaitu divisi makanan pokok, divisi beras, dan divisi kelapa sawit. lokasi usaha pengolahan makanan terletak di sragen jawatengah, tangerang, bogor, medan serta banjarmasin. usaha pengolahan dan distribusi beras terletak di cikarang dan cikampek,jawabarat. sedangkan usaha perkebunan kelapa sawit terletak di sumatera dan kalimantan. Dari semua jenis usaha AISA yang paling banyak menyumbang pendapatan(income) terbesar sebanyak 58.18%  adalah pengolahan dan distribusi beras.
Analisa value saham AISA

Prospek perusahaan dimasa depan
Sektor consumer goods adalah sektor yang memiliki prospek paling menarik di bursa saham, karena sektor ini adalah sektor yang paling tahan banting saat menghadapi krisis dibandingkan dengan sektor-sektor bisnis lainnya. Sektor konsumsi akan selalu dibutuhkan banyak orang. Selama perusahaan dikelola management yang baik tidak rajin berhutang dan menghabiskan uang perusahaan maka sektor konsumsi ada peluang besar untuk selalu bertumbuh . selain itu prospek ekonomi indonesia kedepannya sangat bagus dengan jumlah penduduk yang sangat besar serta semakin meningkatnya kalangan menengah ke atas tentu hal tersebut akan meningkatkan belanja konsumen indonesia. selama ini belanja konsumen indonesia selalu bertumbuh pada tahun 2009-2011 CAGR sebesar  11% sedangkan pada tahun 2012-2013 CAGR naik menjadi 12%. Proyeksi kami dengan semakin bertumbuhnya ekonomi indonesia maka kedepannya belanja konsumen akan meningkat menjadi 12-14% di tahun-tahun 2015-2016. Hal tersebut akan berdampak bagus pada perusahaan AISA karena permintaan akan produk-produk yang yang diproduksi akan meningkat. perusahaan sendiri selama ini selalu agresif melakukan ekspansi bisnis dengan berencana membangun fasilitas produksi mie kering dengan total kapasitas 1000 ton per bulan selain itu perusahaan juga berencana memperluas fasilitas yang digunakan untuk memproduksi taro dengan modal yang diperlukan sebesar 120 miliar.
AISA sendiri juga sudah menggandakan kapasitas produksi pabrik pengolahan beras dengan beroperasinya pabrik baru di sragen. perusahaan juga melakukan ekspansi bisnis lagi dengan membangun pabrik baru pengolahan beras di jawatimur dengan kapasitas yang sama seperti disragen yaitu 240 ribu ton per tahun yang ditargetkan akan selesai tahun 2015.
Tidak berhenti disitu perusahaan juga akan masuk industri baru yaitu minuman susu kemasan. AISA secara prospek usaha bisa dibilang sangat bagus karena perusahaan memiliki produk yang terdiversifikasi dengan baik selain itu perusahaan juga aktif melakukan ekspansi bisnis untuk memperbesar kapasitas produksi sehingga perusahaan dimasa depan akan selalu bertumbuh dengan baik. 

Pada tanggal 29 september kemarin perusahaan melakukan private placement dengan menerbitkan saham baru sebanyak 10% dari total saham yang disetor yang akan dijual pada harga 2250 kepada KKR & CO LP (perusahaan amerika) dengan value sebesar 658 miliar. Menurut penulis aksi ini akan berdampak bagus buat perusahaan dimasa depan karena perusahaan mendapatkan modal usaha tanpa terbebani bunga,sehingga memudahkan perusahaan melakukan ekspansi, AISA adalah salah satu perusahaan yang sedang bertumbuh jadi wajar kalau membutuhkan dana besar untuk membiayai ekspansi bisnisnya. walau dalam jangka pendek kemungkinan harga saham akan turun namun untuk jangka panjang perusahaan akan selalu bertumbuh. 

Resiko dan tantangan perusahaan AISA dimasa depan
Pelemahan rupiah memiliki dampak negatif terhadap sektor-sektor consumer goods. karena perusahaan sektor konsumsi banyak mengimpor bahan baku dari luar negeri.sehingga jika rupiah terus melemah akan menggerus laba bersih perusahaan sektor konsumsi.Namun AISA mendapatkan income terbesar yaitu sebesar 58.18% dari sektor pengolahan dan distribusi beras, Bahan bakunya berasal dari petani lokal. sehingga pelemahan rupiah tidak akan berdampak terlalu buruk pada perusahaan. 
Perlambatan ekonomi di masa depan juga akan berdampak buruk bagi bisnis AISA karena bisa menyebabkan tingkat belanja konsumen turun.Kenaikan harga BBM,listrik dan gas juga akan berdampak negatif untuk perusahaan karena akan menyebabkan beban usaha naik. 

Kinerja keuangan saham AISA

  • Saya menggunakan acuan laporan tahunan 2013, selama 3 tahun terakhir mulai tahun 2011-2013 ROE perusahaan selalu naik dari 16.55% menjadi 26.02%
  • Penjualan perusahaan selama tahun 2011-2013 selalu naik dengan CAGR sebesar 52.2% 
  • Laba bersih perusahaan pada tahun yang sama juga naik dengan CAGR sebesar 52.2%
  • Aset perusahaan selalu meningkat sejak tahun 2011-2013 dengan CAGR sebesar 19%
  • Ditahun 2013 rasio liabilitas terhadap ekuitas meningkat menjadi 1.13 dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 0.90.
  • Modal kerja bersih meningkat sebesar 28.75% sejak tahun 2011 sampai tahun 2013.
  • selama tahun 2012-2013 perusahaan membagikan dividen dengan rasio dividen payout selalu diatas 20%.Secara keseluruhan keuangan saham AISA sehat dan stabil.

Valuasi saham AISA 

Berikut perbandingan valuasi saham-saham sektor consumer goods sub sektor makanan dan minuman.


INDFICBPADESAISAROTI ULTJSTTPMYORUNVR
P/E19,0928,817,718,47130,2148,5932,3230,544,13
PBV2,55,182,772,986,325,355,56,655,5
EPS ttm351,68395,675,58119,3236,0779,695,28999704,6
price 700011400134522051090387030803035031100

Dari data diatas terlihat bahwa AISA memiliki valuasi rata-rata sektor consumer goods. Bahkan bisa dibilang paling murah dibandingkan saham-saham consumer goods lainnya karena hanya memiliki PBV sebesar 2.98.

analisa value saham AISA
analisa value saham AISA
Fair value atau harga wajar saham AISA
Menghitung harga wajar saham AISA dengan metode discount cashflow (konservatif)
  • Asumsi pertumbuhan laba bersih tahunan (CAGR) masa depan sebesar 15% (Konservatif)
  • Asumsi rasio dividen payout sebesar 20% 
  • proyeksi P/E 15
  • Tingkat diskon sebesar 20%
Maka harga wajar saham AISA dengan asumsi konservatif adalah 2535 dengan margin of safety sebesar 14.99%. Note: asumsi harga wajar diatas asumsi konservatif, karena penulis merasa nyaman dengan asumsi yang lebih konservatif untuk menghindari resiko downside.

Karena banyaknya pembaca yang meminta formula harga wajar metode DCF dan penulis tidak bisa membalas satu persatu saking banyaknya email yang masuk. silahkan download formula harga wajar metode DCF disini tetapi sebelumnya silahkan follow akun G+ penulis disebelah kanan blog ini supaya anda tidak ketinggalan update analisa value saham indonesia. anda juga bisa follow akun facebook fanpage penulis disini. Situs Rikopedia news adalah situs analisa value saham indonesia yang akan selalu diupdate minimal seminggu 3-4 kali. 

"Didunia ini berlaku hukum kekekalan energi, dimana orang yang memberi pasti menerima, jadi berilah kebaikan kepada dunia supaya dunia memberi balasan kebaikan kepadamu"
Rikosiwi sandi saputro




Postingan terkait: