JOIN MEMBER PREMIUM SILAHKAN MASUK DISINI

Analisa saham BBRI ditengah pelemahan rupiah

Analisa saham BBRI. Dampak pelemahan rupiah terhadap sektor perbankan sangat besar. salah satunya adalah membuat turun nya likuiditas perbankan karena rupiah lebih jarang di apresiasi dan lebih minim beredar.  Sehingga dampaknya adalah NPL atau rasio kredit macet semakin tinggi sehingga akan sangat berpengaruh terhadap sektor perbankan.  Banyak orang yang berhutang tetapi tidak memiliki kemampuan untuk membayar hutang tersebut. Dampak pelemahan rupiah terhadap sektor perbankan terutama Bank BRI sudah terlihat pada semester 1 2015. Ditandai dengan meningkatnya rasio kredit macet (NPL).Pada periode waktu Januari-Juni 2015, NPL perseroan tercatat sebesar 2,33 persen, meningkat cukup tinggi dibandingkan dengan periode sebelumnya yang hanya 1.69%.  Selain itu kinerja BBRI di semester 1 pun sudah terlihat melambat hanya mampu meningkatkan laba sebesar 1.6% beda sangat jauh jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu, pada semester 1 tahun 2014 BBRI mampu meningkatkan labanya hingga 17.11%.

Nilai tukar rupiah terhadap USD semakin hari terus melemah dan sudah mendekati Rp.15000,- Dan mungkin akan terus melemah sampai mencapai titik keseimbanganya. Pelemahan rupiah ini akan berdampak sangat buruk terhadap kinerja sektor perbankan nasional. Dampak buruk tersebut sudah terlihat selain kinerja yang melambat banyak perusahaan-perusahan perbankan yang mulai melakukan efisiensi dengan melakukan PHK terhadap karyawann nya.

Untuk sementara lebih baik Hindari saham-saham perbankan. Penurunan saham BBRI sudah kami antisipasi dalam riset dan analisa kami sebelumnya di sini  Saham BBRI broadening wedge top


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Analisa saham BBRI ditengah pelemahan rupiah"

Post a Comment