Langsung ke konten utama

Cara cepat analisa laporan keuangan

Cara analisa laporan keuangan. Di bursa saham sebuah laporan keuangan memiliki fungsi yang sangat penting. Karena laporan keuangan menggambarkan informasi tentang fundamental suatu perusahaan, Apakah perusahaan tersebut bagus atau tidak.  Seorang investor wajib memiliki pengetahuan cara analisa laporan keuangan suatu perusahaan.  Supaya tidak salah dalam berinvestasi dan menyebabkan investor mengalami kerugian karena memilih perusahaan yang salah. Ada bagian pada suatu laporan keuangan yang sering di abaikan oleh seorang investor. Seperti tentang manajemen perusahaan atau tentang laporan direksi.  Padahal bagian tersebut adalah bagian terpenting pada suatu laporan keuangan karena menjelaskan mengenai perjalanan bisnis suatu perusahaan, serta prospek dan plan di masa yang akan datang.  Dari laporan direksi ini seorang investor juga bisa melihat perkembangan bisnis suatu perusahaan mulai dari produk, persaingan serta keadaan keuangan suatu perusahaan. Setiap angka yang ada pada suatu laporan keuangan menggambarkan kinerja suatu perusahaan dan kualitas dari manajemen perusahaan tersebut dalam mengelola perusahaan.  Dari setiap angka di laporan keuangan menjadi dasar pengambilan keputusan investor dalam mengambil langkah investasi.  Apakah akan menaruh investasi di perusahaan tersebut atau tidak.

Bagian-bagian laporan keuangan :
  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan arus kas
  4. Laporan perubahan modal
  5. Catatan atas laporan keuangan.


Cara simple analisa laporan keuangan sebelum melakukan investasi saham

1.Perhatikan apakah laba perusahaan setiap tahun naik atau tidak, Hindari membeli saham yang labanya selalu turun atau kadang naik atau kadang turun.Pilih perusahaan yang mampu mencetak laba secara konsisten dalam rentang waktu 10 tahun.

2.Yang paling penting adalah perhatikan rasio PE, atau price earning ratio. Kenapa rasio ini penting ? Karena rasio keuangan ini memberikan gambaran murah atau mahal nya suatu saham yang diperdagangkan. Price earning ratio adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham (EPS).  Bagi seorang investor PE semakin kecil semakin bagus karena saham tersebut semakin murah. Tapi selain melihat PE yang terpenting adalah kualitas bisnis suatu perusahaan dan prospek kedepan perusahaan tersebut. Perusahaan yang punya bisnis jelek biasanya diharga dengan PE kecil. Jadi selain melihat PE anda juga harus melihat kualitas bisnis perusahaan. Perusahaan yang bagus yang diharga dengan PE rendah itu yang paling menarik buat seorang investor.

3.Perhatikan rasio hutang perusahaan terhadap modal atau yang biasa di sebut debt to equity rasio (DER). Semakin kecil rasio DER semakin baik. Hindari perusahaan yang suka berhutang dalam jumlah besar. Karena sangat beresiko.

Demikian sedikit pembahasan cara simple analisa laporan keuangan perusahaan. Semoga bermanfaat.

Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi membership Rikopedia. Dengan join membership anda akan mendapat bimbingan trading saham dan update informasi yang berkualitas via group WhatsApp.  Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership detailnya sebagai berikut : Update saham yang masuk dan keluar portofolio Rikopedia .  Fokus trading 3-5 saham.  Analisa saham secara teknikal, fundamental & analisa makro. Update news, Sentimen, Trading plan, Money & risk management. Sharing ilmu dan strategy trading saham berdasarkan pengalaman Rikopedia sejak tahun 2008. Member bisa diskusi dan konsultasi portofolio. Biaya join membership Rp.500,000/Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari mulai tanggal konfirmasi pembayaran diterima dan aktifasi pertam

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bulan Maret minus 5 juta PTBA profit 123 juta BBTN profit 65 juta                                                         Porto