Join membership Rikopedia disini
Portofolio Rikopedia disini

Apa itu Inverted Yield Curve ?

"Ada kekhawatiran karena terjadi inverted yield. Sebab, ini merupakan tanda-tanda awal terjadinya resesi," tegas Chuck Carlson, CEO Horizon Investment Services yang berbasis di Indiana, mengutip Reuters.

Berita yang baru keluar hari ini tentang kekhawatiran akan adanya resesi di AS karena terjadinya inverted yeild. Apa itu inverted yield?

Inverted Yield Curve terjadi pada suku bunga jangka pendek lebih besar dari suku bunga jangka panjang artinya bahwa baik kebijakan moneter maupun fiskal saat ini bersifat membatasi dan probabilitas kontrak ekonomi di masa depan tinggi. Berdasarkan riset kurva Inverted Yield telah menjadi prediktor resesi terbaik dalam perekonomian.

Apa itu Inverted Yield Curve ?

Yield Curve ini punya dua kegunaan bagi pelaku pasar: 

1. Sebagai tool untuk memprediksi keadaan ekonomi kedepan.
2. Sebagai patokan harga bagi Investor yg melakukan transaksi obligasi, apakah beli kemahalan atau kemurahan.

Fenomena yield curve disebabkan market yg mempersepsikan datangnya resesi yg besifat deflasioner (lawannya inflasioner). - Inflasioner menyebabkan nilai obligasi menurun akibat inflasi, sedangkan deflasioner menyebabkan nilai obligasi naik akibat dari deflasi dampaknya pemegang obligasi mau mengunci pada yield yg lebih rendah dibanding yield jangka pendek. Jadi inverted yield curve merupakah signal yg kuat atas akan datangnya Resesi.






Postingan terkait: