Langsung ke konten utama

Averaging down is for losers

Salah satu strategi yang paling bodoh dan akan mendatangkan bencana buat anda. salah satu hal yang paling buruk jika anda hanya duduk dan melihat uang anda hilang dan anda tidak melakukan apapun untuk melindungi diri anda dengan tidak melakukan stoploss. bahkan ada tindakan lebih buruk lagi jika anda memasukan uang lebih banyak lagi ke dalam investasi yang kalah / salah. Throwing good money after bad is one of the quickest ways to the poorhouse. Cara bodoh ini namanya averaging down

Jika anda melakukan pembelian saham di saham yang salah / kalah dan berharap anda mendapatkan lot lebih banyak dan berharap avg anda turun ini adalah mindset pertama anda yang salah. Anda melakukan pembeli saham ABC di harga 1000 kemudian turun ke 700 anda melakukan pembelian lagi kemudian harga rata-rata anda menjadi 850. artinya anda melipat gandakan resiko anda dan anda tidak mendapatkan apa2 / loss masih sama.  Bahkan kerugian anda akan bertambah jika harga saham ternyata terus turun.

Tidak ada rasa malu kehilangan uang dalam trading. namun terus mengalami kerugian dan membiarkannya bertambah besar dan besar atau bahkan lebih buruk lagi, averaging down adalah cara amatir dan merusak diri sendiri.

Bagi banyak trader pemula sangat menarik membeli saham saat pullback. karena Anda merasa mendapat tawaran lebih murah dibandingkan dengan di mana saham itu diperdagangkan sebelumnya. Namun, averaging down hanya untuk pecundang, polos dan sederhana. Jika anda mendapatkan saran seperti itu saran buang jauh-jauh. Averaging down hanyalah saran terburuk yang bisa Anda terima. Remember that only losers average losers.


Dapatkan update analisa saham dari kami dengan join member premium disini 
Channel telegram disini
Facebook fanpage rikopedia disini

Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi membership Rikopedia. Dengan join membership anda akan mendapat bimbingan trading saham dan update informasi yang berkualitas via group WhatsApp.  Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership detailnya sebagai berikut : Update saham yang masuk dan keluar portofolio Rikopedia .  Fokus trading 3-5 saham.  Analisa saham secara teknikal, fundamental & analisa makro. Update news, Sentimen, Trading plan, Money & risk management. Sharing ilmu dan strategy trading saham berdasarkan pengalaman Rikopedia sejak tahun 2008. Member bisa diskusi dan konsultasi portofolio. Biaya join membership Rp.500,000/Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari mulai tanggal konfirmasi pembayaran diterima dan aktifasi pertam

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bulan Maret minus 5 juta PTBA profit 123 juta BBTN profit 65 juta                                                         Porto