Langsung ke konten utama

Mengukur dampak PSBB ketat terhadap pasar saham

Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat. Hal ini berlaku di daerah Jawa dan Bali. PSBB ketat diberlakukan karena kasus covid yang terus meningkat. PSBB ketat ini akan berlaku mulai 11 Januari sampai 25 Januari. Adapun pembatasan yang diperketat antara lain:

  • Pertama, membatasi Work From Office (WFO). WFO hanya menjadi 25% dan Work From Home (WFH) menjadi 75%.
  • Kedua, kegiatan belajar mengajar masih akan daring.
  • Ketiga, sektor esensial khusus kebutuhan pokok masih akan beroperasi 100% namun dengan protokol kesehatan.
  • Keempat, dilakukan pembatasan jam buka pusat perbelanjaan alias mal sampai jam 19.00 WIB. Untuk restoran 25% dan pemesanan makanan harus take away dan delivery bisa tetap buka.
  • Kelima, konstruksi masih tetap berjalan 100% dengan protokol kesehatan ketat dan rumah ibadah dibatasi 50%. Fasilitas umum ditutup sementara dan moda transportasi diatur lebih jauh.
Pemerintah memberlakukan PSBB ketat sangat masuk akal mengingat jumlah kasus covid yang terus naik. Dampak PSBB ketat akan sedikit memperlambat pemulihan ekonomi yang tengah terjadi. Meski ada sentimen negatif masalah PSBB ketat pasar saham masih ditopang banyak sentimen positif seperti vaksin, omnibus law, penguatan rupiah , sovereign wealth fund, Data PMI yang mulai recover, penguatan harga komoditas juga menguntungkan Indonesia karena Indonesia merupakan negara pengekspor komoditas. PSBB ketat ini juga bukan lockdown jadi menurut penulis dampak PSBB ketat ini tidak akan signifikan. IHSG juga masih ditopang banyak sentimen positif. Rally IHSG akan tertahan sementara. IHSG akan bergerak di range konsolidasi 5850-6200.

Mengukur dampak PSBB ketat terhadap IHSG
IHSG masih rally uptrend. PSBB ketat akan menahan rally IHSG sementara


Baca juga : 






Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi membership Rikopedia. Dengan join membership anda akan mendapat bimbingan trading saham dan update informasi yang berkualitas via group WhatsApp.  Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership detailnya sebagai berikut : Update saham yang masuk dan keluar portofolio Rikopedia .  Fokus trading 3-5 saham.  Analisa saham secara teknikal, fundamental & analisa makro. Update news, Sentimen, Trading plan, Money & risk management. Sharing ilmu dan strategy trading saham berdasarkan pengalaman Rikopedia sejak tahun 2008. Member bisa diskusi dan konsultasi portofolio. Biaya join membership Rp.500,000/Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari mulai tanggal konfirmasi pembayaran diterima dan aktifasi pertam

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bulan Maret minus 5 juta PTBA profit 123 juta BBTN profit 65 juta                                                         Porto