Langsung ke konten utama

Pasar Tidak Selalu Jujur, Bagaimana Big Money Mendesain Pergerakan Harga dan Menjebak Trader Ritel

Banyak trader ritel percaya bahwa harga saham bergerak murni karena fundamental perusahaan laba naik harga naik, laba turun harga turun. Kenyataannya, pasar jangka pendek jauh lebih sering digerakkan oleh desain institusi besar, bukan oleh kejujuran fundamental. Kali ini kami akan membuka sisi gelap pasar harga bukan hanya cerminan nilai, tetapi juga alat manipulasi likuiditas.

Pasar Tidak Selalu Jujur, Bagaimana Big Money Mendesain Pergerakan Harga dan Menjebak Trader Ritel.



Psikologi Massa sebagai Senjata Utama


Institusi besar memahami satu hal yang sering diremehkan trader ritel pasar digerakkan oleh emosi, bukan logika. Dua emosi utama yang dieksploitasi Greed (keserakahan) FOMO, takut ketinggalan & Fear (ketakutan) panic selling, cut loss massal. Institusi tidak langsung menggerakkan harga besar. Mereka memancing emosi terlebih dahulu, lalu memanfaatkan reaksi massa. Trader ritel bukan target karena bodoh, tetapi karena emosional dan reaktif.


“Menciptakan Kebenaran” Lewat Narasi & Media


“You cannot be honest.”


Artinya narasi sering dibuat bukan untuk mencerminkan realita, tetapi untuk menguntungkan posisi trading. Berita, rumor, dan headline bukan selalu informasi sering kali itu alat untuk membentuk opini publik. Pasar tidak hanya bereaksi pada fakta, tetapi pada cerita yang dipercaya orang banyak.


Mekanika Pasar Lebih Penting dari Fundamental (Jangka Pendek)


Dalam jangka pendek aliran uang besar & Posisi institusi jauh lebih menentukan harga dibanding valuasi, laporan keuangan & prospek jangka panjang, Fundamental penting, tapi timing harga dikendalikan oleh mekanika pasar.


Strategi “Making It Rosy” – Memancing Trader Ritel


Salah satu taktik klasik institusi mengeluarkan modal relatif kecil , Mengangkat harga secara perlahan, Grafik terlihat “sehat”, “breakout”, “bullish”. Tujuannya satu memicu FOMO trader ritel, Trader ritel masuk di harga atas, percaya “ini awal reli besar”. Padahal itu umpan likuiditas.


Aksi “Fade” – Membalikkan Harga


Setelah likuiditas ritel terkumpul Institusi masuk dengan kekuatan lebih besar, Harga ditekan cepat, Stop loss ritel terpukul. Inilah fase di mana trader ritel panik, Cut loss massal, Institusi justru profit, Uang tidak hilang. Uang berpindah tangan.


Fake News & Rumor sebagai Alat Tekanan Harga


Taktik lain menyebarkan rumor negatif, Membentuk persepsi ada masalah. Targetnya Saham besar, Harga ditekan agar posisi short untung. Berita bukan selalu sebab. Sering kali harga sudah bergerak, berita menyusul.



Siapa Target Utama? Trader Ritel


Trader ritel berfungsi sebagai Penyedia likuiditas, Penutup posisi institusi, bahan bakar pergerakan besar bukan karena ritel selalu salah, tetapi karena masuk di waktu yang salah.


Cara Bertahan: Supply & Demand, Bukan FOMO


Solusi bukan melawan institusi, tapi belajar membaca jejak mereka dan mengendarai trend yang mereka buat. Pendekatan Identifikasi zona Supply & Demand, Perhatikan area di mana harga lama “parkir”. 


Pasar jangka pendek adalah Zero-Sum Game


Pasar jangka pendek adalah zero-sum game, Yang emosional akan kehilangan uang & yang punya strategy akan mengambil uang. Kunci bertahan bukan indikator lebih banyak & entry lebih sering Tetapi memahami psikologi massa, Tidak menjadi korban cuci piring bandar, Mengikuti jejak institusi, bukan narasinya. Pasar tidak selalu jujur. Namun harga selalu meninggalkan jejak bagi mereka yang mau belajar membacanya.

Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi membership Rikopedia. Dengan join membership anda akan mendapatkan bimbingan trading saham dan update informasi yang berkualitas via group WhatsApp.  Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership detailnya sebagai berikut : Update info saham yang masuk dan keluar portofolio Rikopedia .  Update info saham secara teknikal, fundamental & analisa makro ekonomi. Update news, Sentimen, Trading plan, Money & risk management. Sharing strategy trading saham berdasarkan pengalaman Rikopedia sejak tahun 2008. Member bisa tanya langsung dengan Rikopedia lewat whatsapp. Masuk group WhatsApp premium. Biaya membership Rp. 500,000/ Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari mulai tanggal konfirmasi p...

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bul...