Pasar global saat ini sedang berada dalam fase yang unik. Di satu sisi, banyak aset berisiko masih terlihat kuat. Saham teknologi, semikonduktor, komoditas, emas, hingga beberapa pasar negara berkembang masih mendapat dorongan dari narasi besar: AI capex, belanja fiskal pemerintah, inflasi struktural, dan pertumbuhan nominal GDP yang sangat besar. Namun di sisi lain, semakin banyak tanda bahwa siklus ini sudah mulai masuk fase yang lebih sensitif. Pasar masih bisa naik, tetapi fondasinya semakin rapuh. Michael Hartnett dari BofA menyebut kondisi ini sebagai “Boom Loop” . Artinya, pasar masih berada dalam lingkaran positif antara ekonomi, laba korporasi, harga aset, dan kebijakan pemerintah. Tetapi jika salah satu variabel penting rusak — terutama yield obligasi AS — maka boom ini bisa berubah menjadi tekanan besar bagi pasar. Apa Itu Boom Loop? Secara sederhana, Boom Loop adalah siklus ketika pertumbuhan ekonomi nominal, belanja pemerintah, laba perusahaan, dan h...
Analisis Saham Menggunakan Pendekatan Teknikal, Fundamental, dan Makroekonomi