Laba bersih AMMN kuartal III naik 10,6% ke USD374 juta meski penjualan konsentrat nol. Simak efek smelter ke margin dan target harga Rp5.800. Key Takeaways Laba naik tanpa ekspor konsentrat: Laba bersih ( NPATMI ) …
Kategori: saham-tambang
AMMN Cetak Laba US$504 Juta: Target Rp7.225 Masuk Akal?
AMMN membalikkan rugi jadi laba US$503,7 juta di 1H26 berkat komersialisasi smelter. Simak valuasi target Rp7.225 dan risiko beban bunganya. Key Takeaways Penjualan 1H26 tembus US$2,05 miliar (naik 1.024% YoY), memb…
ESDM Batasi Kontraktor Afiliasi: Alarm Margin ADRO cs
ESDM terbitkan Kepmen 365/2026 yang batasi kontraktor tambang afiliasi. Ini dampak ke margin grup tambang terintegrasi seperti ADRO, UNTR, dan PTBA. Kementerian ESDM resmi menerbitkan Kepmen No. 365/2026 yang mengub…
AMMN: Laba Melesat, Tapi Saham Masih Diskon 34%
AMMN cetak net profit USD498mn di 1H26, naik drastis dari rugi USD149mn setahun lalu. Smelter ramp-up jadi katalis utama. Valuasi masih menarik? Dari rugi USD148.7mn di 1H25 menjadi profit USD497.9mn di 1H26 — ini bukan…
Bom Waktu di Balik Boom Nikel HPAL Indonesia
Nickel HPAL Indonesia akan hasilkan 1,4 miliar ton limbah beracun pada 2035. Sudah ada 4 korban jiwa. Apa artinya bagi investor dan industri? Indonesia sekarang menguasai lebih dari 70% produksi Mixed Hydroxide Precipit…
ARCI Cetak Laba US$80 Juta, Tapi Harga Masih Diskon?
Laba bersih ARCI melesat 130% yoy di 1H26. Ekspansi kapasitas dan volume emas naik — tapi sahamnya masih jauh di bawah fair value. Ada apa? Archi Indonesia (ARCI) membukukan laba bersih 2Q26 sebesar US$50,5 juta — naik …
ANTM 2Q26: Nikel Selamatkan Margin, Tapi Ada Risiko
Laba ANTM 2Q26 turun 12.5% q-q tapi 7% di atas estimasi. Nikel ASP melesat, emas jadi beban. Upside 51.9% masih terbuka — tapi ada satu risiko yang perlu dicermati. ANTM membukukan net profit 2Q26 sebesar Rp3,0 triliun …
Bea Keluar Ditunda: Siapa yang Paling Cuan?
Pemerintah tunda bea keluar & windfall tax 2026 untuk batubara dan nikel. Dampaknya besar ke FCF dan valuasi — tapi tidak merata. Ini analisanya. Pemerintah memastikan bea keluar dan windfall tax untuk batubara dan …
ADMR: Dari Batubara ke Aluminium, Upside 27%
ADMR bertransisi dari pure-play met coal ke diversified miner. Smelter KAI mulai berproduksi, FCF berbalik positif, valuasi masih murah di 6.3x PE. Layak dicermati. Alamtri Minerals Indonesia (ADMR) bukan lagi sekadar p…
ANTM: Emas & Nikel Kompak, Upside 26%?
ANTM cetak operasional solid di 2Q26 — ferronickel sales melonjak 71% QoQ, emas naik 15%. FY26F net profit IDR8,9 tn. Valuasi masih murah di 8,6x P/E. Di tengah volatilitas harga komoditas global, ANTM justru tampil den…
TINS Laba Melesat 804%, Valuasi Masih Murah?
Net profit TINS melonjak 804% YoY di 6M26 didorong harga timah dan volume penjualan. Tapi ada perlambatan QoQ. Seberapa menarik valuasinya sekarang? Angka 804% bukan typo. Net profit PT Timah (TINS) benar-benar tumbuh 8…
HRUM 1H26: Revenue Melesat 67%, Tapi Ada Jebakan
Revenue HRUM melonjak 67% di 1H26 jadi US$1,08 miliar. Laba bersih naik drastis, tapi operating cash flow negatif. Ada apa di balik angka-angka ini? Angka top-line HRUM di semester pertama 2026 memang spektakuler di ata…
EMAS: Tambang Emas Terbesar Asia-Pasifik Mulai Produksi
Pani Gold Project milik EMAS.JK punya resource 7.4Moz, AISC kompetitif, dan earnings CAGR 64% hingga 2029. Ini yang perlu dicermati investor. Kalau ada satu saham di sektor tambang yang layak masuk watchlist serius tahu…
EMAS: Tambang Emas Terbesar Asia-Pasifik Mulai Berproduksi
Pani Gold Project milik EMAS sudah mulai produksi dengan target 100-115koz di 2026. Earnings CAGR 64% hingga 2029 — ini yang perlu dicermati investor. Kalau ada satu saham di sektor mining yang layak diikuti serius tahu…
Timah (TINS) Terlalu Bagus untuk Ditinggalkan
Harga timah bertahan di atas USD 50k, laba TINS meroket. Simak peluang & risiko saham TINS. Saham TINS sudah naik 280% dalam 12 bulan terakhir, sementara JCI justru turun 15,8%. Divergensi yang ekstrem — dan itu buk…
Laba Bersih BRMS Turun 40% YoY, Titik Balik di H2?
Net profit BRMS berbalik rugi di Q2 2026 karena pushback tambang dan oversupply emas domestik. Apakah pemulihan H2 realistis? Ini analisanya. Kuartal kedua 2026 jadi periode yang sulit untuk BRMS. Perusahaan tambang ema…
BRMS: Ekspansi Masih Menelan Kas, Laba Atribusi Induk Turun 44%
BRMS mencatat laba turun 44% di 1H2026, tapi ekspansi aset dan utang naik signifikan. Simak analisis fundamental dan prospek emiten ini. Semester pertama 2026 menjadi periode yang menarik—dan agak kontradiktif—bagi BRMS…
Mengukur Prospek DEWA: Lompatan Volume dan Margin Baru
Analisis prospek saham DEWA seiring ekspansi volume overburden removal dan strategi fleet internalization yang menopang EBITDA margin. DEWA sedang memasuki fase transisi operasional yang krusial. Kinerja operasional ter…