Langsung ke konten utama

Postingan

Mengapa Trader Paling Sedikit Bertindak Justru Menghasilkan Uang Terbanyak

Mengapa Trader Paling Sedikit Bertindak Justru Menghasilkan Uang Terbanyak Sebagian besar trader mengira kunci sukses trading adalah cepat, aktif dan selalu berada di market. Padahal kenyataannya justru sebaliknya. Pasar tidak memberi hadiah pada yang paling sibuk, tetapi pada yang paling sabar. Satu prinsip penting:  Kesabaran bukan kelemahan dalam trading kesabaran adalah edge. 1. Menunggu Adalah Bagian dari Trading Banyak trader merasa bersalah ketika tidak punya posisi terbuka. Seolah-olah jika tidak entry, mereka tidak sedang “bekerja”. Ini adalah ilusi berbahaya. Dalam trading: duduk diam, menunggu setup, dan tidak melakukan apa pun adalah  aktivitas bernilai tinggi . Kualitas Mengalahkan Kuantitas Uang besar tidak dihasilkan dari: trading setiap hari, entry di setiap candle, atau selalu ikut pergerakan kecil. Uang besar datang dari:  momen langka , ketika tren, struktur, dan risiko/imbalan selaras, dan probabilitas berpihak jelas. Trader profesional rela menunggu b...
Postingan terbaru

How To Become an Emotionless Trader

Kunci Profit Konsisten Bukan di Strategi, Tapi di Cara Anda Memperlakukan Uang Banyak trader menghabiskan waktu bertahun-tahun mencari strategi terbaik, indikator paling akurat, atau setup paling presisi. Namun faktanya,  kebanyakan trader gagal bukan karena strateginya buruk, melainkan karena emosinya mengendalikan keputusan . Rikopedia menegaskan satu hal penting:  Trader yang menguntungkan adalah trader yang mampu memisahkan emosi dari uang. Berikut rangkuman dan analisa mendalam dari prinsip-prinsip utama yang dibahas. 1. Putuskan Koneksi Emosional dengan Uang Kesalahan paling fatal yang sering dilakukan trader pemula adalah  masuk ke pasar karena terdesak kebutuhan uang . Jika Anda trading untuk: membayar utang, biaya hidup, sewa rumah, atau mengejar uang cepat, maka secara otomatis: Anda akan takut loss Menutup profit terlalu cepat Over-leverage demi “sekali hit” Dalam kondisi ini,  emosi akan selalu menang . Solusi: Punya Sumber Penghasilan Stabil Trading seha...

Mengapa Trading Terasa Sangat Sulit? Berikut Penjelasannya

Mengapa Trading Saham Terasa Sangat Sulit?  Masalahnya Bukan di Strategi, Tapi di Otak Kita Banyak trader merasa trading itu sulit, melelahkan, dan penuh tekanan. Padahal secara teori, trading terlihat sederhana: beli murah, jual mahal, cut loss saat salah. Namun kenyataannya, sebagian besar trader justru gagal mengeksekusi aturan mereka sendiri. Masalahnya bukan karena kurang indikator atau strategi, melainkan karena  otak manusia memang tidak dirancang untuk trading . 1. Otak Manusia Diprogram untuk Gagal dalam Trading Secara evolusi, otak manusia berkembang selama jutaan tahun untuk satu tujuan utama:  bertahan hidup (survival) . Dalam kehidupan nyata: Kehilangan makanan = ancaman hidup Kehilangan tempat tinggal = bahaya Kehilangan keamanan = ancaman serius Tanpa disadari,  otak menganggap uang sebagai alat bertahan hidup . Maka ketika kita mengalami loss dalam trading, otak tidak melihatnya sebagai “kerugian statistik”, tetapi sebagai  ancaman eksistensial ....

Floating Market Cap Tembus USD 3,4 Miliar: BUMI Kandidat Kuat MSCI Global Standard

  Saham BRMS sudah masuk MSCI global standard index, next saham bakrie yang potensi menjadi kandidat kuat masuk MSCI global standard index adalah BUMI. Untuk kandidat baru BUMI Floating market cap USD 3,46 miliar Sudah jauh di atas ambang batas. MSCI Global Standard punya minimum floating market cap USD 1,7–2,0 miliar. BUMI kandidat kuat masuk MSCI. 

Deja Vu Ukraina: Konflik Venezuela Bisa Picu Lonjakan Gold & Oil

Harga gold dan oil potensi meroket dalam jangka pendek ya. Seperti saat Rusia menyerang ukraina dulu. Saham komoditas metal dan energy bakal meroket naik. Saham BUMI hari senin potensi meroket ke range 450-500.

PANI & BUMI, Kandidat Paling Realistis Rebalancing MSCI Feb 2026

Antisipasi Rebalancing MSCI Feb 2026 Jumlah saham Indonesia di MSCI Global Standard terus menyusut. Dari 28 saham (2019) → tinggal 18 saham (2025). Dampaknya Bobot Indonesia di MSCI EM turun, Aliran dana pasif (ETF/global fund) ke Indonesia terbatas. MSCI tidak peduli valuasi murah/mahal. Fokus utama: Floating market cap, Likuiditas, Konsistensi transaksi.  4 saham yang potensi risiko keluar dari MSCI karena dekat batas minimum floating market cap MSCI : AMRT TPIA CPIN INDF. Kandidat potensial yang memenuhi syarat floating market cap: PANI, BUMI, IMPC (namun belum eligible karena pernah suspensi). Yang benar-benar potensial dan realistis untuk masuk dalam review MSCI berikutnya hanya PANI dan BUMI ‼️ MSCI = permainan likuiditas, bukan valuasi . Saham mahal tetap bisa masuk, Saham murah tetap bisa keluar.  Rebalancing MSCI = sumber volatilitas . Saham masuk potensi inflow pasif. Saham keluar potensi tekanan jual.  

ENRG: Dua Mesin Pertumbuhan yang Mengubah Skala Bisnis

Discovery & Expansion Jadi Game Changer Energi Mega Persada Energi Mega Persada (ENRG) kini tidak lagi sekadar saham energi yang bergerak mengikuti harga minyak. Laporan terbaru Samuel Sekuritas menegaskan bahwa ENRG sedang memasuki fase pertumbuhan struktural , ditopang oleh dua mesin utama sekaligus : penemuan gas besar (discovery) dan ekspansi agresif aset produksi (expansion) . Kombinasi ini bukan hanya meningkatkan produksi, tapi juga mengubah profil laba, valuasi, dan persepsi pasar terhadap ENRG. 1. Bentu PSC: Mesin Produksi yang Terus Dipacu Kunjungan lapangan SSI ke Bentu PSC (Riau) menunjukkan bahwa ENRG sedang melakukan ekspansi operasional besar-besaran, meliputi: Segat Gas Plant 1 & 2 Booster Compressor North Segat 16 drilling North Segat Deep Condensate Processing Facility (on-going) Dampaknya sangat nyata: Produksi gas saat ini: ±78 MMscfd Target produksi 2026F: 86–90 MMscfd Didukung oleh drilling berkelanjutan & fasilitas baru Bentu buk...