Banyak trader ritel percaya bahwa harga saham bergerak murni karena fundamental perusahaan laba naik harga naik, laba turun harga turun. Kenyataannya, pasar jangka pendek jauh lebih sering digerakkan oleh desain institusi besar, bukan oleh kejujuran fundamental. Kali ini kami akan membuka sisi gelap pasar harga bukan hanya cerminan nilai, tetapi juga alat manipulasi likuiditas. Psikologi Massa sebagai Senjata Utama Institusi besar memahami satu hal yang sering diremehkan trader ritel pasar digerakkan oleh emosi, bukan logika. Dua emosi utama yang dieksploitasi Greed (keserakahan) FOMO, takut ketinggalan & Fear (ketakutan) panic selling, cut loss massal. Institusi tidak langsung menggerakkan harga besar. Mereka memancing emosi terlebih dahulu, lalu memanfaatkan reaksi massa. Trader ritel bukan target karena bodoh, tetapi karena emosional dan reaktif. “Menciptakan Kebenaran” Lewat Narasi & Media “You cannot be honest.” Artinya narasi sering d...
NLF flat base breakout Semakin lama konsolidasi saat breakout naiknya bakal tinggi banget. Saat konsolidasi atau sideways lama bandar biasanya akumulasi pelan2 sampai barang di retail habis. Saat retail sudah putus asa dan banyak yang jualan or barang sudah banyak dibandar angkat naiknya lebih enteng. Makanya setelah sideways lama kemudian breakout harga saham naiknya sangat cepat dan tinggi (Flat base breakout)