Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Analisa saham perbankan

Kinerja Perbankan Indonesia 4Q24: Efisiensi Biaya dan Prospek Tahun 2025

Pada kuartal keempat tahun 2024, sektor perbankan Indonesia menunjukkan tren yang menarik, terutama dengan fokus pada efisiensi operasional dan peningkatan kualitas kredit. Berikut adalah beberapa sorotan dari laporan terbaru : Kinerja Kuartal keempat 2024 1. Efisiensi Operasional Menonjol Perbankan besar seperti BNI dan Mandiri mencatat pertumbuhan laba bersih yang solid, didorong oleh pengelolaan biaya operasional yang lebih efisien. Namun, BTN berada di bawah ekspektasi karena kontribusi yang lebih lemah dibandingkan bank lainnya. 2. Likuiditas Membantu Pemulihan Aliran dana dari pemerintah ke sektor perbankan, terutama melalui BRI dan Mandiri, meningkatkan likuiditas. Pinjaman naik sebesar 12% dibandingkan tahun sebelumnya. BRI dan BSI mencatat kinerja likuiditas yang stabil, mendukung operasional mereka menjelang akhir tahun. 3. Kredit yang Lebih Selektif Bank di luar BRI memperketat pencadangan kerugian kredit untuk menyeimbangkan risiko. Perubahan kebijakan pencadangan diperkira...

Prospek Jangka Panjang Perbankan Indonesia

Perbankan Indonesia di Persimpangan: Risiko vs Peluang 1. Tekanan Outflow Dana Asing dan Kekhawatiran Pendapatan Dalam beberapa bulan terakhir, sektor perbankan Indonesia menghadapi tantangan besar dengan arus keluar asing yang signifikan, pertumbuhan pendapatan yang terbatas, dan kekhawatiran kualitas kredit. Bank besar seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI mencatat total outflow hingga Rp14,4 triliun pada bulan lalu. Hal ini mencerminkan kerentanan terhadap faktor makroekonomi dan kekhawatiran pasar mengenai segmen pendapatan menengah ke bawah. 2. Risiko Jangka Pendek Masih Menekan Performa Dalam waktu dekat, tantangan seperti penurunan daya beli, inflasi, dan kenaikan suku bunga BI (BI rate) terus membayangi. Kondisi ini juga diperburuk oleh risiko geopolitik global yang dapat meningkatkan tekanan pada rupiah. Prospek manajemen baru di pemerintahan menjadi salah satu variabel yang akan menentukan arah kinerja sektor ini. 3. Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang yang Tetap Menjanjikan Mesk...

Sektor perbankan Indonesia diproyeksikan menjadi yang paling menguntungkan di pasar global pada tahun 2025

  Sektor perbankan Indonesia diproyeksikan menjadi yang paling menguntungkan di pasar global pada tahun 2025 berdasarkan konsensus IBES dengan ROE (Return on Equity) sebesar 19%. Angka ini hampir dua kali lipat lebih menguntungkan dibandingkan dengan sektor perbankan di pasar maju serta rekan-rekan di ASEAN seperti Malaysia dan Thailand. Bahkan, dibandingkan dengan sektor perbankan di Asia Pasifik (tidak termasuk Jepang). 

Analisa value saham BVIC

Bank victoria international Tbk (BVIC)  adalah salah satu perusahaan perbankan yang sudah berdiri sejak tahun 1992 dengan fundamental dan prospek yang bagus di bursa efek indonesia. BVIC merupakan bank swasta yang memiliki kantor jaringan usaha 100 lokasi yang strategis di daerah jabodetabek dan masuk dalam indeks info bank.Kepemilikan sahamnya mayoritas dipegang oleh PT victoria investama Tbk sebesar 34.72%. Produk perusahaan antara lain Tabungan, Giro , deposito, product pinjaman kredit, dan jasa layanan lainnya. BVIC sendiri selama 4 tahun terakhir dalam penyaluran kreditnya juga sudah sangat hati-hati hal tersebut terlihat dari NPL (net performing loan) yang turun dari angka 5.03% menjadi 1.30%. Dan BVIC sendiri sampai sekarang dalam penyaluran kreditnya tidak menggunakan sistem KTA (kredit tanpa agunan)  atau istilah lainnya kredit tanpa jaminan yang memiliki resiko yang sangat tinggi,hal itu menunjukan perusahaan sangat konservatif dalam hal penyaluran kredit kepada nasa...

Analisa valuasi saham perbankan

Sektor perbankan di indonesia adalah salah satu sektor yang mempunyai prospek bagus dimasa depan. Alasannya karena jumlah penduduk indonesia yang semakin banyak dan pertumbuhan ekonomi indonesia yang semakin kuat dan terus naik. Selain itu kedepannya dana asing yang terus masuk karena melihat fundamental dan prospek ekonomi indonesia yang semakin kuat dan bagus juga akan meningkatkan likuiditas keuangan di indonesia.sederhananya Sektor perbankan sebenarnya mendapatkan keuntungan dari penyaluran kredit kepada nasabahnya. dengan meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah melalui peningkatan daya beli masyarakat penyaluran kredit juga akan semakin meningkat karena akan banyak sektor usaha melakukan ekspansi dengan mengajukan kredit ke sektor perbankan. Saham perbankan di indonesia bisa dibilang sekuat sektor consumer goods tetapi biasanya apabila suatu negara mengalami krisis sektor perbankan yang akan jatuh paling dalam. Tetapi menurut penulis indonesia masih akan lama untuk mengalami...