Portofolio Rikopedia klik disini
Cara join membership klik disini

Cara investasi saham metode value investing

Cara investasi saham metode value investing. Salah satu cara melipat gandakan uang dimasa depan adalah dengan cara investasi. salah satunya adalah investasi saham. Saham adalah salah satu surat berharga yang menunjukan kepemilikan atas suatu perusahaan. Nilai suatu saham naik turun berdasarkan kinerja perusahaan. semakin bagus kinerja perusahaan dengan ditandai laba perusahaan yang konsisten selalu naik maka nilai saham dimasa depan juga akan selalu naik. Untuk sukses dalam investasi saham dibutuhkan kemampuan dalam analisa saham. Dengan kemampuan tersebut kita bisa mengetahui suatu perusahaan bagus atau tidak. sehingga kita bisa membeli saham yang benar-benar cocok untuk investasi dan terhindar dari kerugian. Investasi saham termasuk high risk high return, dibutuhkan kemampuan analisa saham dan kendali emosi yang bagus supaya sukses dalam investasi saham. Analisa saham meliputi analisa tehnikal dan fundamental. analisa tehnikal cenderung digunakan untuk menganalisa fluktuasi harga saham. Analisa tehnikal cocok untuk trading.Sedangkan analisa fundamental adalah salah satu analisa saham dengan cara menganalisa kinerja perusahaan, seperti kinerja keuangan,management dan track record nya. Analisa fundamental saham sangat cocok untuk investasi saham. Ada salah satu metode investasi saham yang sangat terkenal dan sudah terbukti membuat investor saham menjadi orang terkaya didunia yaitu warrent buffet. metode tersebut adalah value investing atau investasi nilai. Metode value investing adalah suatu metode untuk mengetahui nilai instrinsik suatu saham.
Artikel terkait: cara sukses investasi saham 

Difinisi value investing adalah strategi memilih saham yang dijual dibawah nilai instrinsiknya. Investor sejati membeli saham yang undervalue. karena pasar terkadang terlalu berlebihan menanggapi suatu berita baik dan buruk sehingga banyak saham yang dihargai tidak sesuai fundamental perusahaan yang sesungguhnya. Dan tugas seorang investor yang menganut metode value investing adalah mencari saham-saham yang dijual dibawah nilai wajarnya akibat dari pasar salah dalam menilai harga suatu saham. Untuk mengetahui saham dijual dibawah harga wajarnya atau tidak biasanya adalah dengan melihat indikator Price book value (PBV) atau price earning ratio (PER).

Masalah terbesar dalam metode value investing adalah kita tidak pernah benar 100% dalam menghitung nilai suatu saham. karena perhitungan nilai dan pertumbuhan perusahaan dimasa depan hanya dengan menggunakan asumsi-asumsi dan data-data masa lampau. Ada yang menggunakan asumsi yang konservatif ada pula investor yang menggunakan asumsi yang agresif. Menghitung nilai instrinsik sangat bersifat subjektif. Penulis sendiri menggunakan asumsi-asumsi yang konservatif dalam metode value investing, Untuk mengurangi resiko kesalahan dalam analisa saham.

Postingan terkait: