Langsung ke konten utama

Kelemahan Analisa Fundamental Yang Wajib Diketahui Investor dan Trader Saham

 

Kelemahan Analisa Fundamental Yang Wajib Diketahui Investor dan Trader Saham

Analisis fundamental adalah pendekatan untuk menganalisis perusahaan atau pasar dengan memeriksa faktor-faktor ekonomi, keuangan, dan industri yang mempengaruhi nilai saham. Namun, seperti halnya analisis teknikal, analisis fundamental juga memiliki kelemahan, antara lain:

  1. Data yang tidak selalu akurat: Analisis fundamental bergantung pada data keuangan dan ekonomi, termasuk laporan keuangan, angka-angka makroekonomi, dan perkiraan pertumbuhan industri. Namun, data ini sering kali tidak sepenuhnya akurat atau terbaru, yang dapat menghasilkan analisis yang tidak akurat atau salah.

  2. Pengaruh berita dan peristiwa tidak terduga: Analisis fundamental mengasumsikan bahwa faktor-faktor fundamental seperti pendapatan, pertumbuhan, dan valuasi perusahaan akan mempengaruhi nilai saham. Namun, terkadang peristiwa tidak terduga seperti bencana alam, perubahan kebijakan pemerintah, atau kasus korupsi dapat mempengaruhi nilai saham secara drastis, bahkan jika faktor-faktor fundamental terlihat positif.

  3. Memerlukan keahlian khusus: Analisis fundamental memerlukan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek ekonomi, keuangan, dan industri yang mempengaruhi perusahaan atau pasar. Oleh karena itu, analisis fundamental memerlukan keahlian khusus dan pengalaman dalam menganalisis data keuangan dan ekonomi, serta menginterpretasikan laporan keuangan dan data lainnya.

  4. Tidak berfungsi untuk perusahaan baru: Analisis fundamental mengandalkan data historis dan tren yang telah terbentuk untuk memprediksi kinerja masa depan perusahaan. Namun, untuk perusahaan baru atau start-up, data historis tidak tersedia atau terbatas, sehingga analisis fundamental tidak berfungsi dengan baik untuk perusahaan semacam itu.

  5. Waktu yang dibutuhkan: Analisis fundamental memerlukan waktu dan usaha yang signifikan untuk melakukan riset dan analisis yang diperlukan. Ini dapat memakan waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari, tergantung pada jumlah data dan keahlian analis.

Meskipun analisis fundamental memiliki kelemahan-kelemahan di atas, namun tetap menjadi pendekatan yang penting dan berguna dalam analisis pasar saham. Analisis fundamental dapat membantu investor untuk memahami nilai sebenarnya dari suatu saham dan memperkirakan kinerja masa depan perusahaan, sehingga membantu investor dalam membuat keputusan investasi yang cerdas dan menguntungkan. Follow channel telegram Rikopedia untuk dapat update analisa seputar investasi dan trading saham klik (disini)

 

Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi membership Rikopedia. Dengan join membership anda akan mendapat bimbingan trading saham dan update informasi yang berkualitas via group WhatsApp.  Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership detailnya sebagai berikut : Update saham yang masuk dan keluar portofolio Rikopedia .  Fokus trading 3-5 saham.  Analisa saham secara teknikal, fundamental & analisa makro. Update news, Sentimen, Trading plan, Money & risk management. Sharing ilmu dan strategy trading saham berdasarkan pengalaman Rikopedia sejak tahun 2008. Member bisa diskusi dan konsultasi portofolio. Biaya join membership Rp.500,000/Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari mulai tanggal konfirmasi pembayaran diterima dan aktifasi pertam

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bulan Maret minus 5 juta PTBA profit 123 juta BBTN profit 65 juta                                                         Porto