Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label LPCK

Analisa teknikal saham LPCK

Melanjutkan analisa sebelumnya tentang saham LPCK. silahkan disini analisa value saham LPCK . Sinyal beli saham LPCK sudah terdeteksi di saham LPCK. Analisa teknikal saham LPCK. LPCK konsolidasi di area strong support. fase konsolidasinya sangat menarik. money flow naik signifikan mengindikasikan akumulasi di saham ini.  LPCK if breakout 4200 akan rally menuju fibo 38.2%-61.8% kisaran level  4400-4600 .Risk level 4100. Dapatkan update analisa saham dari kami dengan join member premium  disini  Channel telegram  disini Facebook fanpage rikopedia  disini  

Analisa value saham LPCK

Tahun 2016  tahun yang berat buat industri property. Sektor property lesu sejak tahun 2016. Banyak saham properti yang turun dalam dan sudah terdiskon cukup besar dari net asset valuenya. Salah satunya adalah adalah saham LPCK.  Penurunan harga saham LPCK disebabkan karena sektor properti yang lesu sehingga menekan revenue dan laba bersihnya. Bukan hanya LPCK sebenarnya yang revenue dan laba bersihnya turun tapi saham-saham property lainnya bernasib sama. Dari data diatas terlihat jelas revenue dan net income LPCK turun drastis sejak tahun 2014 sampai tahun 2016.  Penurunan net income dan revenue saham LPCK tercermin ke harga sahamnya sekarang yang sudah turun dalam dari level tertingginya di 12000an  turun ke level terendahnya sekarang di level 4000an. Jika industri properti indonesia pulih kembali atau bertumbuh kembali bukan tidak mungkin saham LPCK akan kembali dihargai dengan valuasi mahal lagi.  Prospek industri property kedepan  Prospek...

Valuasi saham property

Jika anda adalah seorang investor long-term or value investor maka sebaiknya perhatikan saham-saham yang sedang di abaikan market.Contohnya saat tahun 2015 saat saham-saham coal yang diabaikan market sekarang sudah naik tinggi pada tahun 2016 ini.  “Be Fearful When Others Are Greedy and Greedy When Others Are Fearful”  ini prinsip dasar seorang investor beda dengan trader yang ambil open posisi buy saat trend naik atau sederhananya lebih fokus pada trend suatu saham dan cenderung mengabaikan fundamentalnya. untuk tahun 2016 salah satu sektor yang diabaikan market adalah sektor property. Banyak saham-saham property yang diabaikan market dan harganya cenderung turun. dan inilah peluang bagi seorang investor, membeli saham-saham yang diabaikan oleh market. sejak tahun 2015 sektor property cenderung melambat penyebabnya adalah daya beli yang tergerus dan perlambatan ekonomi. tahun ini pemerintah sudah melakukan banyak pelonggaran untuk mendongkrak daya beli property. berikut bebe...