MSCI sepertinya sudah capek lelah diprank terus2an. Sejumlah saham berkualitas rendah diangkat secara agresif agar memenuhi kriteria masuk indeks MSCI, hingga valuasinya menjadi tidak rasional. Setelah resmi masuk MSCI, arus dana global justru dimanfaatkan sebagai likuiditas exit oleh para pemain besar untuk melepas saham di harga tinggi.
Peringatan tegas dari MSCI menjadi sinyal keras bahwa praktik semacam ini tidak lagi ditoleransi. Ke depan, para big players akan dipaksa lebih berhati-hati karena pengawasan terhadap free float, struktur kepemilikan, dan kualitas likuiditas akan jauh lebih ketat.
