Antisipasi Rebalancing MSCI Feb 2026 Jumlah saham Indonesia di MSCI Global Standard terus menyusut. Dari 28 saham (2019) → tinggal 18 saham (2025). Dampaknya Bobot Indonesia di MSCI EM turun, Aliran dana pasif (ETF/global fund) ke Indonesia terbatas. MSCI tidak peduli valuasi murah/mahal. Fokus utama: Floating market cap, Likuiditas, Konsistensi transaksi. 4 saham yang potensi risiko keluar dari MSCI karena dekat batas minimum floating market cap MSCI : AMRT TPIA CPIN INDF. Kandidat potensial yang memenuhi syarat floating market cap: PANI, BUMI, IMPC (namun belum eligible karena pernah suspensi). Yang benar-benar potensial dan realistis untuk masuk dalam review MSCI berikutnya hanya PANI dan BUMI ‼️ MSCI = permainan likuiditas, bukan valuasi . Saham mahal tetap bisa masuk, Saham murah tetap bisa keluar. Rebalancing MSCI = sumber volatilitas . Saham masuk potensi inflow pasif. Saham keluar potensi tekanan jual.
Analisis Saham Menggunakan Pendekatan Teknikal, Fundamental, dan Makroekonomi