In the short run, the market is a voting machine, but in the long run it is a weighing machine.
Dalam jangka pendek, harga saham tidak ditentukan oleh nilai, melainkan oleh suara mayoritas pasar, Headline berita, Data ekonomi harian (CPI, NFP, BI rate, FOMC), Emosi massal: fear & greed, Narasi: AI, stimulus, geopolitik, window dressing, Aliran dana asing & likuiditas. Dalam jangka panjang, pasar akan mulai menimbang, bukan memilih. Yang ditimbang seperti Pertumbuhan laba, Arus kas, Neraca & utang, ROE, ROIC, margin, Kualitas manajemen, Harga vs nilai intrinsik dll. Trader kalah saat berpikir seperti investor. Investor kalah saat bertindak seperti trader.
Investor & trader tidak harus bertentangan.
Strategi matang justru memahami kapan pasar sedang voting, kapan mulai weighing. Untuk Investor gunakan voting machine untuk timing masuk, Beli saham bernilai saat sentimen buruk, Sabar menunggu weighing machine bekerja. Untuk Trader Ikuti voting machine, tapi tahu batas risiko, Jangan menikahi posisi, Sadar bahwa sentimen bisa berbalik kapan saja
