Selat Hormuz adalah “chokepoint” energi global. Semua ekspor minyak dari Saudi Arabia, UAE, Qatar, Kuwait, Irak, dan Iran melewati jalur ini. Di selat ini mengalir sekitar 21 juta barel minyak per hari setara dengan 20–25% perdagangan minyak dunia via laut, serta hampir sepertiga perdagangan LNG global. Artinya? Jika terjadi gangguan di Selat Hormuz, bukan hanya Timur Tengah yang terdampak tetapi seluruh sistem energi dunia bisa terguncang.
Risiko penutupan Selat Hormuz berpotensi mengganggu pasokan energi global, mendorong kenaikan harga minyak/gas, meningkatkan biaya logistik
Saham terkait energi & distribusi: MEDC, ENRG, ELSA, AKRA, PGAS, BIPI, ESSA‼️
Sektor pelayaran & offshore: BULL, SOCI, HUMI, GTSI, SHIP, LEAD‼️
