Menurut analisis Michael Hartnett dari Bank of America (BofA) konflik antara AS dan Iran kemungkinan tidak akan berlangsung lama dan berpotensi mereda setelah Maret. Lonjakan harga minyak sekitar 45% dan kenaikan harga bensin 15% telah menekan inflasi dan biaya hidup di Amerika.
Dampaknya terlihat pada turunnya approval Donald Trump terutama pada isu ekonomi (40%) dan inflasi (36%). Karena tekanan politik domestik menjelang pemilu, ada insentif kuat bagi pemerintah AS untuk meredakan konflik agar harga energi turun dan sentimen ekonomi membaik.
