Oil Crash Setelah Trump Redakan Konflik Iran: Inflasi Turun, Saham Rebound, dan Zona Aman $80 bagi Indonesia
Harga minyak anjlok $35 dari puncaknya dalam sehari. Penurunan terjadi setelah pernyataan Donald Trump yang menyebut operasi militer terhadap Iran hampir selesai, sehingga risiko gangguan pasokan minyak global dinilai mulai mereda.
Selain itu, G7 sedang membahas kemungkinan pelepasan cadangan minyak strategis untuk menstabilkan pasar juga jadi katalis penurunan harga minyak tadi malam
Menurut pendapat Rikopedia Trump takut dengan potensi meroketnya inflasi, Operasi militer di Iran tidak secepat di venezuela.
Oil anjlok = Saham rebound
Trump estimasi tidak suka harga oil tinggi karena akan memicu naiknya inflasi dan suku bunga The Fed harus naik saat inflasi naik. Harga oil harus turun ke range 60-70 lagi supaya inflasi tetap jinak.
Oil naik => Inflasi naik => Suku bunga naik => Bunga utang naik => Tidak menguntungkan buat AS
Zona Aman Harga Minyak bagi Ekonomi Indonesia
Harga minyak di bawah $80 per barel masih dianggap sebagai zona aman bagi perekonomian Indonesia. Pada level ini, asumsi harga minyak dalam APBN 2026 tetap terjaga, sehingga tekanan terhadap subsidi energi relatif terbatas dan ruang fiskal pemerintah masih cukup longgar.


