Langsung ke konten utama

IEA Lepas 400 Juta Barel, Tapi Pasokan Hormuz Hilang 20 Juta Barel/Hari — Cukupkah Menekan Harga Minyak?

IEA Lepas 400 Juta Barel, Tapi Pasokan Hormuz Hilang 20 Juta Barel/Hari — Cukupkah Menekan Harga Minyak?
IEA akan menyediakan 400 juta barel minyak ke pasar, yang merupakan pelepasan cadangan darurat terbesar yang pernah ada. Apakah bisa membuat harga oil turun di bawah 80 lagi? Berikut perhitungannya

Jika G7 melepas 400 juta barel selama 6 bulan seperti krisis sebelumnya (Tahun 2022)


Perhitungannya 400 juta barel ÷ 180 hari

2.2 juta barel per hari


Bandingkan dengan supply yang hilang


Supply yang hilang karena penutupan selat Hormuz 18–20 juta barel per hari, Sedangkan cadangan yang dilepas hanya 2.2 juta barel per hari


Artinya hanya menutup sekitar 10% dari kekurangan supply.


Zona aman harga minyak untuk ekonomi Indonesia di bawah $80. Selama perang Iran belum selesai dan harga minyak belum turun di bawah $80 estimasi IHSG masih berat buat naik.

Postingan populer dari blog ini

Membership Rikopedia

Selamat datang di halaman registrasi Membership Rikopedia. Komunitas edukasi untuk memahami pasar saham secara lebih terstruktur, rasional dan berbasis data. Dipandu langsung via whatsapp oleh Rikopedia praktisi pasar modal dengan pengalaman trading dan investasi sejak tahun 2008 Kinerja Portofolio Rikopedia dan testimoni member klik  di sini Fasilitas membership sebagai berikut : Market outlook &  pembahasan studi kasus saham dari sisi teknikal, fundamental dan makro ekonomi. Data paling update & info berkualitas tentang pasar saham. Edukasi mengenai risk management, Money management, Trading psychology dan intermarket analysis. Member bisa tanya jawab langsung dengan Rikopedia lewat whatsapp. Biaya membership Rp. 500,000/ Bulan. Bagi anda yang berminat join membership dapat melakukan transfer ke rekening di bawah ini: 1. Bank Mandiri 1440013474108 Rikosiwi sandi Saputro. 2. Bank BCA 7915239226 Rikosiwi sandi Saputro. Membership akan terhitung dari ...

Portofolio Rikopedia dan Testimoni Member

Screenshot salah satu portofolio Rikopedia dengan modal awal 500 juta Kinerja Tahun 2018 Kinerja Tahun 2019 Januari February Maret April Mei Juni July  Agustus  September Oktober November  Desember Kinerja Tahun 2020 Tanggal 11 Mei akumulasi BBRI 2250 lot harga 2630 Trading SCMA 27-28 Mei 2020  Tanggal 4 Juni 2020 profit 36 juta dari BBNI Profit 68 Juta dari saham BBNI Profit 37 juta dari saham ELSA Profit 40 juta tanggal 19 Juni 2020  Profit 61 Juta tanggal 3 July 2020                                      Tanggal 19 Oktober 2020 Rikopedia beli BSDE 18361 lot November 2020 Desember 2020 Kinerja Tahun 2021 Januari 2021 Trading ELSA 27 Januari 2021 Bulan February profit 268 juta Bul...