Dampak Harga Minyak ke APBN
Kenaikan harga minyak global berpotensi memberi tekanan besar pada ekonomi Indonesia. Dengan asumsi APBN menggunakan harga minyak $70 per barel, setiap kenaikan harga minyak akan meningkatkan kebutuhan subsidi energi secara signifikan. Jika harga minyak naik ke $100 per barel, tambahan subsidi diperkirakan mencapai sekitar Rp236 triliun, sementara tambahan penerimaan hanya sekitar Rp81 triliun, sehingga defisit fiskal bertambah sekitar Rp155 triliun.
Secara sensitivitas, setiap kenaikan $10 per barel dapat meningkatkan defisit APBN sekitar Rp51,8 triliun.
Harga oil di atas $80 membebani ekonomi Indonesia. Fiscal comfort zone <$80/bbl.
Kondisi saat ini katalis yang bisa mendorong IHSG meroket lagi cuma story gencatan senjata, selat hormuz dibuka, harga oil kembali normal turun di bawah $80. Selama belum ada story atau good news di atas IHSG berat buat naik


