Konflik di Timur Tengah diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Dalam laporan Standard Chartered, analis menilai ada 70% kemungkinan konflik Iran hanya berlangsung beberapa minggu, sehingga dampak terhadap pasar global masih relatif terbatas. Kenaikan harga minyak memang terjadi, namun masih jauh di bawah lonjakan saat perang Rusia–Ukraina.
Faktor kunci yang akan menentukan arah pasar adalah keamanan Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia. Jika jalur ini kembali aman dan distribusi energi normal, harga minyak berpotensi turun kembali dan tekanan inflasi global dapat mereda.
